Contoh Laporan KI Alat Peraga Berupa Video Pembelajaran untuk PAK

02.09

 



Assalamu'alaikum sahabat belajar,
Kali ini saya ingin sharing pengalaman saya saat membuat  laporannya. Mungkin versi laporan saya masih banyak kekurangan, anda bisa melengkapinya dengan versi anda sendiri. Yang jelas, acuan utamanya adalah Buku 4 Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Angka Kreditnya yang dikeluarkan oleh Kemdikbud Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan 2019. Saya dua kali menilaikan dengan format ini dan Alhamdulillah di nilai 1 di penilaian angka kredit kenaikan pangkat. Semoga bermanfaat :)

Pertama, buat halaman cover berisi judul dan data diri.
Kemudian buatlan lembar pengesahan di tandatangani kepala sekolah anda bahwa alat peraga berupa video pembelajarn anda telah digunakan di sekolah sebagai bagian alat peraga/alat pelajaran untuk mapel apa di kelas apa.
Ketiga, buatlah lembar pernyataan orisinalitas karya, ditandatangani anda dan kepala sekolah anda, untuk memberitahu penilai bahwa video anda itu merupakan hasil karya sendiri serta tidak mengandung unsur plagiat didalamnya.
Keempat , tulis kata pengantar versi anda sendiri.
Kelima, buatlah daftar isi, daftar tabel dan gambar.
Selanjutnya, kita masuk bagian Pendahuluan. Berikut ini contoh kata-kata bagian pendahuluan yang saya buat:

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK), memiliki potensi yang sangat besar sebagai sarana atau alat untuk mendukung proses pembelajaran. Oleh karena itu, dalam pendidikan abad 21, guru dituntut untuk mampu mengintegrasikan TIK dalam proses pembelajaran. Artinya, guru haru memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan TIK didalamnya.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah sekolah dan ruang kelas. Perlengkapan CD/VCD,perangkat komputer, papan tulis interaktif, jaringan internet, laptop, tablet, dan smartphones sekarang merupakan bagian dari pembelajaran di kelas. Hal ini juga diiringi dengan perkembangan media yang beragam misalnya beragamnya buku elektroni, media audio, video, permainan dalam jaringan, media augmented reality dan media lainnya.

Perkembangan teknologi ini mempengaruhi cara guru dan siswa dalam belajar. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran ini akan memberikan kesempatan kepada guru untuk merancang pengalaman belajar yang bermakna dengan menggunakan teknologi. Oleh karena itu guru dan siswa perlu mengembangkan kemampuannya dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi

Video pembelajaran merupakan salah satu media yang menarik dan bermanfaat sebagai salah satu alat peraga / alat pelajaran. Video pembelajaran adalah suatu media video yang dirancang secara sistematis dengan berpedoman kepada kurikulum yang berlaku dan dalam pengembangannya mengaplikasikan prinsip- prinsip pembelajaran sehingga peserta didik dapat mencemarti materi pelajaran secara lebih mudah dan menarik.

Menurut Buku 4 PKB, yang dimaksud dengan alat peraga / alat pelajaran adalah alat yang digunakan untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang digunakan dalam proses pembelajaran atau bimbingan.
Alat pelajaran/peraga mempunyai ciri memperjelas konsep/teori/cara kerja suatu alat dan ada unsur modifikasi/inovasi bila sebelumnya sudah pernah ada di sekolahtersebut.
Dalam hal ini video pembelajaran yang kami buat adalah salah satu alat pelajaran yang digunakan untuk memperjelas konsep tatacara bertelepon dalam bahasa Inggris untuk membuat saran dan tawaran (suggestion and offer). Video pembelajaran ini berdurasi sekitar 15 menit jadi masih termasuk dalam katagori alat pelajaran sederhana, dengan nilai angka kredit 1.

B. Tujuan
Pembuatan alat peraga/pelajaran berupa video pembelajaran ini bertujuan untuk membantu peserta didik kelas XI SMA dalam memahami konsep konsep dan beberapa contoh ungkapan menyatakan saran dan tawaran (suggestion and offer).
Membuat saran dan tawaran dalam Bahasa Inggris memerlukan beberapa frase dan gambits tertentu sesuai dengan konteksnya. Peserta didik akan kesulitan jika hanya membayangkannya. Dengan video pembelajaran ini peserta didik akan mempelajarinya lebih mudah dan menarik. 
Tujuan akhirnya adalah peserta didik nantinya dapat lebih lancar mempraktekkan ungkapan menyatakan saran – tawaran dalam bahasa Inggris dan kemudian dapat meningkatkan nilai keterampilan untuk KD ini.

C. Manfaat
Peserta didik dapat mengulang – ulang materi tatacara untuk membuat saran dan tawaran (suggestion and offer) dalam bahasa Inggris kapan saja dan di mana saja. Materi ini memang memerlukan latihan lebih sering untuk mendengarkan dan menirukan frase dan gambits expressing suggestion and advice
Peserta didik juga akan mendapat pengalaman belajar yang berbeda sehingga mereka tidak bosan. Belajarnya tidak hanya dengan tatap muka secara langsung di kelas saja. Keterampilan Bahasa Inggris mereka akan kurang terasah jika hanya dilakukan saat pembelajaran di kelas.


BAB II   RANCANGAN/DESAIN ALAT PERAGA
A. Skema Alur Rancangan
Alat peraga/pelajaran yang kami rancang ini adalah berupa video pembelajaran dengan model lecturing, guru memaparkan materi dengan dilengkapi contoh gambar, animasi, dan suara. 
Skema alur video pembelajaran kami secara garis besar mengikuti alur yang dirasa memudahkan siswa dalam memahami pelajaran melalui video. Secara garis besar, video terdiri dari beberapa bagian utama seperti: opening/pembukaan , introduction/pengenalan materi, pengantar, inti, latihan pengucapan dan latihan soal, serta closing. Untuk lebih detailnya, skema alur pembuatan video sebagai sarana pembelajaran bahasa Inggris tema Suggestion and Offer  adalah sebagai berikut:
Tabel 1. Skema alur video pembelajaran “Suggestion and Offer”
B. Alat Yang Digunakan
Untuk membuat video  ini kami menggunakan beberapa alat sebagai berikut : 
3. Clip on
Alat ini adalah alat untuk merekam suara berupa micropone kecil yang dapat diselipkan di saku atau dekat leher. Dengan clip on, suara akan lebih jernih, tidak terlalu terganggu dengan noise sekitar kita saat pengambilan video. Clip on disambungkan ke kamera digital atau handphone. 
Kami memilih teknik terpisah. Gambar diambil dan disimpan di kamera digital, sedangkan suara diambil dengan clip on untuk disimpan di HP. Memang lebih ribet tetapi ada kelebihannya. Kelebihan dari teknik terpisah ini adalah audio bisa diedit tersendiri sehingga hasinya suara bisa lebih jernih.

4. Selain bisa untuk mengambil gambar video sebagai ganti kamera digital, telepon genggam juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengedit video pembelajaran ini. Fitur – fitur di telepon gemnngam saat ini telah memungkinkan untuk menginstal aplikasi pengeditan dengan mudah. 
Di playstore terdapat beberapa aplikasi pengeditan video yang dapat kita install di telelepon genggam. Dalam hal ini, kami memilih untuk menginstal aplikasi Kinemaster untuk telepon genggam.
Kami mengedit gambar dan suara yang sudah direkam dengan menggunakan aplikasi Kinemaster di handphone. Hasil videonya sudah cukup bagus dengan resolusi yang bagus tetapi tidak terlalu berat untuk didownload siswa. Aplikasi Kinemaster ini juga cenderung lebih mudah diterapkan oleh guru.

5. Greenscreen/ Bluescreen (Layar hijau atau layar biru)
Layar ini bisa dibuat dari kain hijau atau biru dan digunakan sebagai background saat pengambilan gambar video. Dengan menggunakan layar ini, nantinya bagian layar yang hijau atau biru dapat diedit, disesuaikan dengan tayangannya.
Warna hijau dan biru merupakan warna chroma yang paling ideal dalam proses editing berbasis monochromatic, karena warna hijau dan biru akan tidak tampak ketika diubah ke monochrom sehingga memudahkan komputer untuk membedakan warna dan mempermudah membuat seleksi area pemotongan.

BAB III  PROSEDUR PEMBUATAN ALAT PERAGA/PELAJARAN

A. Tahap Pra – Produksi
Pada tahap ini pembuat video melakukan eksplorasi ide atau gagasan kemudian menyusunnya menjadi naskah video pembelajaran. 
Tabel 2. Naskah Video Pembelajaran
(buatlah naskah yang rinci sesuai dengan isi video pembelajaran anda. berikut ini saya sampaikan contoh format naskah yang saya buat, pengalaman dari PEmbatik Level 3 dulu. Anda tentu saja boleh membuat dengan versi anda sendiri)

B. Tahap Produksi
Pada tahap ini mulai dilakukan pengambilan gambar untuk tayangan video. Pertama, kami menyiapkan alat-alat nya dahulu seperti kamera, tripod, clip on dan handphone yang sudah terinstal aplikasi editing KineMaster.
Setelah alat siap, kami mencari lokasi pengambilan gambar. Kami memilih melakukan pengambalian gambar di ruang lab bahasa karena disitu suasana relatif tenang dan sedikit noise dari luar.
Pengambilan gambar dilakukan secara per potong-per potong scene tidak sekaligus 8 menit. Dengan pengambilan per scene, kami jadi lebih mudah menghafal materi yang harus diucapkan. Setiap scene hanya sekitar 1 – 2 menit saja. Kami menggunakan teknik terpisah suara dan gambar. Gambar diambil dan disimpan di kamera digital , sedangkan suara diambil melalui clip on yang dihubungkan dengan handphone. Nanti keduanya akan di edit dan di mix melalui aplikasi KineMaster.

C. Tahap Pasca Produksi
Pada tahap ini gambar dan suara yang sudah diambil di edit dan di mix pada aplikasi Kinemaster yang ada di handphone :
 (lengkapi dengan foto anda sendiri ketika mengedit video)
Gambar 6. Proses mengoperasikan fitur aplikasi Kinemaster di Handphone

Langkah – langkah : 
1. Buka aplikasi KineMaster 
Pertama kita buka dan masuk ke aplikasi KineMaster yang sudah terinstal di smartphone kita. Kemudian pilih Empty Project.

2. Panel media 
Panel media terdapat pada sebelah kanan di halaman kinemaster. Pada panel media terdapat menu-menu untuk memasukkan atau impor video, foto, text, suara, maupun musik

3. Menyisipkan Transisi 
Transisi diperlukan saat editing video untuk memperindah atau mempercantik video. Tapi menurut saya, transisi yang berlebihan malah akan membuat penonton menjadi bingung dan pesan yang kita sampaikan melalui video menjadi sulit dipahami. Letak transisi video ada di antara pergantian dari satu clip atau scene ke clip selanjutnya. Saya hanya menggunakan transisi yang sederhana saja.

4. Mengedit Klip 
Video Pada aplikasi KineMaster, semua fitur dasar editing klip video sudah ada, bahkan lebih lengkap. Mulai dari clip effect, speed control, rotate atau mirroring, color filter, color adjustment, volume envelope dan terakhir audio filter. Jika hanya melakukan pemangkasan (trim) dasar dari bagian depan atau bagian belakang scene sangat mudah dilakukan. Caranya cukup klik dulu klip video yang akan dipangkas.

5. Menambahkan Suara / Musik 
Menambahkan musik dalam video bisa memperkuat karakter dari video itu sendiri. Video dengan tema sedih, akan lebih terasa sedihnya jika diiringi dengan alunan musik atau instrumen sedih. Asal jangan terbalik, videonya sedih, diiringi dengan musik ceria atau gembira pasti akan terlihat dan terdengar aneh. Begitu juga sebaliknya.

 Untuk menambahkan suara/musik, tentu di smartphone kita harus sudah ada suara / musik terlebih dahulu. Cara yang sama, tidak hanya sekedar musik, seperti sound effect pun bisa kita tambahkan ke video project. Pastikan juga musik yang ditambahkan tidak mengandung unsur hak cipta atau copy right jika kita ingin mengupload video ke channel YouTube. Di internet ada banyak layanan musik gratis yang bisa kita download, salah satunya ada di gallery musik YouTube atau bensound.com. 
Cara menambahkan musik, sound effect, atau suara rekaman di video kita : a. Setelah terbuka aplikasi KineMaster, silakan tap lambang atau menu “Audio” . Selanjutnya dipilih apakah akan menggunakan theme music, recorded, song, atau gallery album music. Langsung saja tambahkan musik atau rekaman suara kita dengan menekan icon plus. Kita juga bisa mendengarkannya terlebih dahulu dengan cara yang sama tap icon play.

6.Menambahkan Teks 
Teks pada video biasanya digunakan untuk penamaan judul, orang, dan keterangan yang membutuhkan penjelasan dengan teks. Menambahkan teks pada video di KineMaster pun mudah dilakukan dengan jenis dan pengaturan yang cukup komplit, mulai dari jenis font, warna font, dan ukuran font.
Langkahnya adalah tap menu atau icon “Lapisan/layer” selanjutnya pilih opsi “Teks”. Selain bisa menambahkan teks, menu “Lapisan” juga menyediakan fitur untuk menambahkan gambar, sticker, dan tulisan tangan di video. Setelah memilih menu layer “Teks” akan muncul halaman hitam kosong dan keyboard. Ketikan teks di halaman kosong tersebut, kemudian tekan “Pilih”.
Teks kemudian akan tampak di video. Jika posisi teks kurang pas dengan keinginan, kita bisa menggeser dengan cara drag and drop. Ukuran teks jika dirasa terlalu kecil, bisa diperbesar dengan cara zoom. Memiringkan teks bisa juga dilakukan dengan rotate. Ikuti saja sesuai arah petunjuk anak panah pada teks. Jika ingin mengubah jenis font teks, maka kita pilih opsi logo atau icon “Aa”. Kita juga bisa memilih warna teks yang akan digunakan dan memberikan animasi untuk teksnya. Untuk video ini, kami memilih font Arial yang netral dengan besar dan warna font bervariasi sesuai dengan kebutuhan yang sesuai.
7. Rendering Video.
 Rendering video adalah proses mengubah dan mengekspor video project di aplikasi KineMaster, menjadi satu file video yang utuh. Biasanya akan membutuhkan waktu lama. Untuk itu, pastikan dan cek terlebih dahulu kapasitas baterai smartphone penuh atau siapkan charger sebelum melakukan proses rendering video. 
 Jika sudah yakin dan tidak ada lagi yang perlu diedit dalam video project, sekarang saatnya melakukan rendering. Selanjutnya akan tampil pilihan resolusi dan bitrate video yang akan direndering. Semakin tinggi resolusi dan bitrate maka semakin besar ukuran file video serta semakin lama waktu rendering yang dibutuhkan, namun kulitas video yang dihasilkan akan semakin bagus. Setelah resolusi dan bit rate dipilih maka tap menu “ekspor”. Format video hasil rendering adalah MP4. 
Setelah proses rendering selesai maka nama file video akan tampil pada sebelah kanan atas dan file video hasil rendering sudah tersimpan di dalam smartphone kita. Pilih ikon “play” untuk menonton hasilnya.
(lengkapi dengan foto-foto saat anda mengedit video dengan aplikasi editing yang anda pilih. Ini saya menggunakan aplikasi Kinemaster)

BAB IV   PENGGUNAAN ALAT PERAGA/PELAJARAN
Setelah video pembelajaran selesai , kami menyimpannya di Google Drive. Saat pembelajaran, peserta didik diberitahu link ke Google Drive tersebut untuk kemudian mengaksesnya secara daring melalui gawai mereka. 
Jika masih ada beberapa anak mengalami kesulitan mengakses dengan gawai mereka, guru dapat membantu dengan memberi contoh cara mengaksesnya. Setelah itu mereka dapat mengamatinya secara berpasangan atau mendiskusikannya dengan kelompok mereka. Video ini pun dapat kemudian diakses secara berulang dimana saja dan kapan saja.
 (Lengkapi dengan foto anda bersama siswa)
Gambar 8. Mendampingi siswa yang masih kesulitan mengakses video
Gambar 9. Siswa mengakses video pembelajaran melalui HP

Detail penggunaan alat peraga video pembelajaran ini terlaksana sesuai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagai berikut:
(Lengkapi dengan RPP anda yang memuat pemanfaatan video pembelajaran yang anda buat ini. Versi RPP nya silakan disesuaikan dengan gaya RPP yang anda gunakan.)

BAB V  PENUTUP
A. DAMPAK
Dari pendapat peserta didik, video pembelajaran yang dibuat oleh guru sendiri akan terasa lebih sesuai bagi mereka. Meskipun hasil video belum terlalu istimewa tetapi peserta didik itu tampak menghargai usaha kami. Melihat usaha kami yang lebih, dampaknya peserta didik pun kemudian termotivasi untuk belajar lebih baik. 
Memang di internet banyak juga video pembelajaran, ibaratnya tinggal pilih, tetapi memilih diantara ribuan pilihan itu bisa menimbulkan kesulitan dan distorsi. Isi pembelajaran pun belum tentu pas sesuai dengan kurikulum dan RPP yang kita susun. Dengan membuat video pembelajaran sendiri, isinya akan bisa kita sesuaikan dengan kurikulum dan RPP yang kita terapkan. Sesuai pula dengan karakteristik peserta didik.
Karena tidak begitu disulitkan dengan proses memilih video, dampaknya peserta didik akan lebih fokus pada pembelajarannya dan kemudian lebih leluasa untuk praktek berbicara sesuai contoh.
Apalagi bagi siswa yang pemalu, mereka dapat berlatih dulu di rumah dengan mengulang-ulang video pembelajaran ini. Saat tampil untuk dinilai keterampilan berbicara dalam expressing suggestion and offer, mereka menjadi lebih percaya diri. 

B. SIMPULAN
Penggunaan Teknologi Informatika dalam pembelajaran bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Guru juga harusnya menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman dalam mengajar. 
Video pembelajaran merupakan salah satu sarana pembelajaran yang sesuai dengan peserta didik sekarang yang kebanyakan dari generasi Z. Mereka lebih antuasias jika pembelajaran digabung antara kegiatan tatap muka langsung dengan kegiatan pembelajaran daring/online.
Dengan membuat sendiri video pembelajaran, guru akan lebih mudah mendapatkan sarana alat peraga/alat belajar yang benar-benar sesuai dengan silabus dan RPP yang mereka terapkan. Pada akhirnya pembelajaran dengan menggunakan video pembelajarn ini dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan kemampuan mereka, terutama kemampuan berbicara untuk materi menyatakan saran dan tawaran dalam Bahasa Inggris (Expressing Suggestion and Offer)

Bagian terakhir adalah lampiran. Misalnya untuk lebih menyakinkan, anda bisa anda lampirankan beberapa foto-foto tangkapan layar dari beberapa bagian video pembelajaran anda. Yang pasti, lampirkan juga videonya, bisa dikemas dalam Flashdisk atau VCD, dan linknya di drive atau Youtube. Saya sendiri menggunakan VCD dan  ini contoh cover vcd saya:
Laporan saya yang sederhana ini pastinya masih memerlukan banyak perbaikan. Semoga dapat memberikan sedikit inspirasi bagi anda yang hendak menyusun PAK. Walaupun tentu saja tujuan utamanya bukan sekedar untuk dinilaiakan PAK, karena tujuan seorang guru itu yang utama pasti untuk kepentingan pembelajaran yang lebih baik baik murid-muridnya.

Untuk format laporan sesuai buku 4 PKB dilakan baca di sini: Laporan Karya Inovatif untuk PAK

Salam Belajar.




















You Might Also Like

0 comments