Saung Belajar Aisyah

    • Home
    • ruang keluarga
    • ruang kelas
    • ruang baca
    • ruang menulis
    • ruang impian

     


    Assalamu'alaikum Sahabat Belajar, 
    In this occassion let's learn and get some exercises about Analytical Exposition Text. Teks ini juga mengajak kita untuk belajar berfikir kritis lho. Teks ini termasuk essay argumentatif. Jadi pada teks jenis ini kita belajar untuk menyampaikan argumentasi yang logis untuk mendukung thesis (pokok pembahasan) yang disajikan pada bagian awal teks. Teks ini kadang sepintas terlihat mirip dengan teks Hortatory Expostion, tetapi ada bedanya. Ayo kita pelajari lebih rinci.

    The Purpose of The Text

    Analytical exposition proposes a certain topic which may only be pro or contra,NOT BOTH.

    The purpose of the text is to persuade the readers/listeners that something is important or not important by presenting arguments.
    Teks analytical exposition menyajikan sebuah topik tertentu bisa berisi hanya pro terhadap sesuatu, atau hanya kontra terhadap suatu isu, TETAPI TIDAK BOLEH DUA-DUANYA ada dalam satu teks analytical. Kalau pro dan kontra dijadikan satu teks itu jenis teks lain yang bernama teks discussion.

    Tujuan dari teks analytical exposition adalah untuk menyakinkan pembaca/pendengar bahwa sesuatu hal yang sedang dibicarakan di teks ini adalah sesuatu yang penting, atau sesuatu yang tidak penting, dengan menyajikan beberapa argumen.

    Generic Structure of The Text

    Thesis:

    This pre-conclusive paragraph states the writer’s point of view about the topic discussed. Writer has show himself in clear position of the discussed topic. Paragraph 1 is the thesis of this analytical exposition text. It states the fact of the very fatal impact of the smoking habit. Clearly the writer wants to say that smoking is not a good habit.

    Arguments:

    Presenting arguments in analytical exposition text is as important as giving conflict plot in narrative text. The series of argument will strengthen the thesis stated before. In this example of analytical exposition text, paragraph 2 and 3 are the detail arguments presented in a reporting fact to support that smoking is not good even for smokers themselves. Furthermore, people who do not smoke but they are in smoky area have the bad effect too from the smoking habit.

    Reiteration:

    This end paragraph actually is restating the thesis. It is something like conclusive paragraph from the previous arguments. The last paragraph of this example of analytical exposition points again that smoking is not good for smokers and people around smokers

    DIAGNOSTIK TEST
    Exercise 1

    Jawab pertanyaan ini di buku tulis mu. Kumpulkan di akhir jam pelajaran.
    PRE-READING
    1. Have you ever visited a forest in your city? What’s the name?
    2. How is the condition of the forests in Wonogiri?
    3. How is the condition of the forests in Indonesia?
    4. Do you think forest is important for us? Explain why.
    WHILE-READING
    Read quickly the following text and answer the following questions:
    5. What is the text about?
    6. Why is it said that rainforest is the most complicated environment on earth?
    7. How many arguments are there in the text proofing that the rainforests are important?
    Setelah mengerjakan exercise 1, baca teks berikut

    The Importance of Rainforests

    Rainforests are recognised worldwide as containing the richest source of plants and animals and are believed to contain nearly three-quarters of all the varieties of life on Earth. The rainforests are very essential parts of human being's life.

    Rainforests influence both our local and global climates. For example, between 50 and 80 per cent of the moisture in the air above rainforests comes from the rainforest's trees. If large areas of these lush rainforests are cleared, the average rainfall in the area will drop.

     Eventually, the area's climate will get hotter and drier. This process could convert rainforests into a sparse grassland or desert.
    Rainforests are vital to the Earth in helping to control soil erosion and flooding. rainforests are also able to absorb over 90 per cent of the rainfall in their leaves and mosses. By doing this, they are able to slow down water run-off by gradually releasing the water over time into streams and rivers

    Rainforests are major producers of the Earth's oxygen. In fact, scientists believe that nearly 50 per cent of the Earth's oxygen is produced by rainforest in the Amazon region alone. Nearly 40 per cent of the world's carbon is contained in the trees of the rainforests. Rainforests are able to remove carbon dioxide from the air and return oxygen in its place. This is why our global rainforests are often called the Earth's ‘lungs'.

    To sum up, the role of the rainforest is essential for human life. It creates equilibrium in our environment and its resources are signifi cant for human beings survival.
    (Taken from SOSE: Studies of Society and Environment)

    Exercise 2

    Make a summary from the text above and put it on the correct generic structure:
    buatlah ringkasan teks di atas dalam bentuk mind mapping, silakan membuat ringkasan teks tersebut dengan model mind mapping yang kamu suka. 

    Contoh teks lain:




    Selamat belajar,
    Keep Reading and Be Smart .

    Continue Reading

     Sahabat Belajar, 

    Apakah kalian sudah mengenal teks berbahasa Inggris berbentuk Recount? Mari kita pelajari genre teks ini lalu belajar menulis pengalaman pribadi dengan bantuan gambar strip.


    Pengertian Text Recount

    Recount text adalah teks yang menceritakan kembali peristiwa, pengalaman, atau kejadian yang sudah terjadi di masa lampau secara kronologis. Tujuannya adalah untuk menghibur atau memberikan informasi kepada pembaca.

    Struktur Text Recount

    Teks Recount terbagi menjadi tiga struktur utama: 
    orientation (pengenalan, fokuskan kapan, dimana dan apa garis besar ceritanya)
    events (rangkaian kejadian sesuai urutan kejadian)
    re-orientation (kesimpulan atau kesan mengenai kegiatan yang diceritakan)

    Unsur Kebahasaan : Simple Past Tense

    Salah satu contoh teks recount adalah menceritakan pengalaman pribadi di waktu lampau. Karena kita menceritakan peristiwa di waktu lampau, tenses yang kita gunakan paling banyak adalah berbentuk simple past tense.  Teks ini biasanya menggunakan past tense (kala lampau).
    The simple past tense describes actions that started and finished at a specific time in the past. It is formed by adding "-ed" to regular verbs (e.g., "walked," "talked"), while irregular verbs have unique past tense forms (e.g., "went," "ate"). 
    In negative sentences and questions, the auxiliary verb "did" is used with the base form of the verb (e.g., "I did not go," "Did you play?").

    Let's Write!

    Sekarang mari kita coba berlatih menulis teks recount berbentuk menceritakan pengalaman pribadi dengan bantuan picture strips.
    Amati urutan gambar berikut lalu susun kalimat acak untuk membuat membuat teks. Paragraf 1 bagian orientation sebagai contoh. Susunlah untuk meneruskan bagian events dan reorientation. Kerjakan di buku tulis lengkap dari judul, paragraf 1 sampai selesai. Kata yang digarisbawahi adalah contoh kata kerja bentuk past simple.


    MY NICE VISIT TO GRANDMA’S HOUSE

    Orientation

                    Last Saturday I saw a beautiful fish pond in his school. When I saw it I remembered his grandmother's house. And I felt want to visit her. 

    Events : 

    Rearrange : 
    • And next day we visited grandmother to Klaten by train.
    • Then I told my father that he wanted to visit grandmother in her village.
    • In the afternoon, I arrived at my grandma’s house and she was very happy.
    • Father gave me permission. 
    • I played with the fish at a pond behind grandma’s house in the evening. 
    • We took some beautiful pictures at Umbul Ponggok.
    • I loved spending time with his grandmother at Klaten.
    • Next morning, my father took me and Grandma to Umbul Ponggok near the village. 
    • My family and I  had a really good time there. 
    • It was a beautiful spring with many fish in it. 
    Selamat mencoba menulis teks recount. Keep Learning English at Home!

    Continue Reading

    Dalam Kurikulum Merdeka, salah satu kegiatan yang paling tampak paling hits adalah P5-  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Salah satu tema menarik yang paling digemari oleh siswa adalah Kewirausahaan. 


    Dalam tahapan P5 tema kewirausahaan, siswa akan didampingi untuk mencoba sebuah usaha, semacam Start Up bussiness, mulai dari teorinya, proses pencarian ide, membuat proposal, uji coba proposal lalu memasarkannya melalui kegiatan panen hasil belajar.

    Nah, kali ini Sahabat Belajar, akan belajar untuk menyusun sebuah proposal P5 Tema Kewirausahaan. Sebagai contoh disini adalah wirausaha berbisnis kuliner.
    Dalam membuat proposal, Sahabat bisa memulai dengan membuat mind mapping dahulu, lalu membuat draftnya, bisa secara acak saja dahulu. Diskusikan dengan teman satu kelompok, baru pada akhirnya dituliskan melalui kata-kata dan terakhir editing. 

    Bagian Awal Proposal

    Pada bagian awal ini terdiri dari Halaman Cover, Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Isi, atau bisa juga dilengkapi dengan daftar gambar dan tabel sesudahnya. 
    Untuk Halaman Cover dan Lembar Pengesahan sifatnya bebas gayanya, yang penting disusun sesuai tema, menarik tetapi tetap rapi dan resmi seperti layaknya sebuah proposal. 

    BAB 1 PENDAHULUAN

    Pada bagian ini, kita bisa menuliskan tentang : Latar Belakang, Visi dan Misi Usaha, Jenis dan Tujuan Usaha. Berikut contoh redaksi kalimatnya :

    A. Latar Belakang Usaha

    Bisnis makanan dan minuman menjadi salah satu bisnis yang banyak diminati oleh pelaku bisnis. Ini karena selain dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi, makanan merupakan kebutuhan pokok masyarakat di manapun dan kapanpun. Makanan sehat menjadi produk yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Produk kami ini selain menjadi makanan yang menarik di kalangan masyarakat, juga mementingkan kandungan gizi didalamnya. Sebagai contoh, pada isian Gimbap kami menggunakan isian sayur agar ada kandungan vitamin di dalam produknya. Untuk produk Squash, kami menggunakan sirup buatan sendiri tanpa bahan pemanis buatan, dilengkapi biji selasih dan bunga telang sebagai pewarna alami.

    Produk makanan dan minuman sangat digemari oleh kalangan masyarakat. Selain itu, makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi. Saat ini banyak kalangan milenial yang menyukai makanan luar, salah satunya makanan Korea yang saat ini sedang populer. Karena hal itu kami yakin bahwa nantinya produk kami akan banyak digemari oleh kalangan milenial.
    Jika nantinya usaha yang kami miliki sudah berjalan dan berkembang dengan baik, tentunya kami akan menjaga kekonsistenan produk yang kami miliki. Selain menjaga kekonsistenan produk, kami juga akan meningkatkan produk dengan berinovasi sebaik mungkin agar bisa menambah pemasaran produk dikalangan masyarakat. Tidak hanya itu, kami juga akan semakin mempromosikan produk agar semakin banyak kalangan masyarakat yang mengenal produk yang kami miliki. 

    Pada proposal ini, kami membuat dan memasarkan produk makanan dan minuman yaitu Gimbap dan Squash soda. Kami memilih produk ini karena makanan dan minuman itu banyak digemari kalangan milenial pada saat ini. Pada produk Gimbap, selain mengutamakan kelezatan makanan, kami juga tidak lupa untuk mengutamakan kandungan gizi dalam produk makanan kami. Contohnya saja gimbap ini nantinya akan menggunakan isian sayur agar tetap memiliki kandungan gizi yang baik, selain menggunakan sayur kami juga menggunakan telur dan sosis yang tentunya memiliki kandungan protein yang baik bagi tubuh. 

    Tidak hanya pada produk makanan, pada produk minuman kami, kami juga menjaga nilai gizi pada produk minuman, nantinya kami akan menambahkan buah , selasih dan nata de coco agar tetap ada kandungan vitamin didalamnya. Squash kami ini menggunakan sirup buatan sendiri tanpa bahan pemanis buatan dengan bunga telang sebagai pewarna alaminya.

    Kami mempelajari bahwa nantinya saat menjual produk ini pasti akan ada persaingan usaha yang sejenis. Untuk mengatasi persaingan bisnis yang sama dipasaran kami akan meningkatkan invasi pada produk kami agar lebih unggul dari produk lainnya. Selain berinovasi kami juga akan meningkatkan kualitas produk agar banyak pelanggan yang meminati produk kami karena kualitasnya yang unggul dari usaha lain yang sejenis. 

    Untuk meyakinkan konsumen bahwa produk kami lebih unggul dari kompetitor adalah dengan cara kami menjelaskan apa saja keunggulan produk yang kami miliki. Kami juga akan mejelaskan inovasi apa saja yang akan kami gunakan untuk mengembangkan produk yang kami punya. Kami akan menjelaskannya baik secara luring maupun secara daring melalui media sosial.

    B. Visi dan Misi Usaha

    Visi :
     Mewujudkan makanan Gimbap produk kelompok kami sebagai makanan yang enak dan sehat.
     Menjadikan Squah Soda produk kelompok kami sebagai minuman yang populer dan menyehatkan dikalangan anak muda.
    Misi :
     Mengutamakan kualitas dalam pelayanan. 
     Tetap berusaha menyesuaikan diri dengan lidah konsumen lokal. 
     Aktif melakukan promosi atau pendekatan kepada target pasar.

    C. Jenis dan Tujuan  

    Jenis produk kami :

    Jenis produk yang kami buat adalah produk pangan. Karena disini kami memasarkan Gimbap dan Squash soda. Jenis produk pangan yang kami buat adalah bersifat side-dish atau makanan cemilan yang cocok dinikmati sambil bercengkrama mengobrol bersama teman. Produk pangan kami bersifat makanan kekinian terinspirasi makanan Korea yang rasanya kami sesuaikan dengan rasa lidah lokal.
    Tujuan kami yaitu:
     untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan bisnis
     untuk pengadaan produk makanan yang dibutuhkan masyarakat,
     untuk memasarkan produk makanan yang sehat pada masyarakat.

    BAB II ANALISIS USAHA

    Bab ini mengajak siswa untuk berfikir kritis mengenai prospek usaha kuliner yang akan dikembangkan. Contoh isinya bisa seperti ini:

    A. Peluang Usaha

    Bisnis makanan di pasaran banyak diminati masyarakat karena makanan dan minuman merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat primer. Kami belajar dari berbagai sumber bahwa bisnis makanan dapat dikatakan tidak memiliki kemungkinan akan mati di pasaran. Produk makanan dan minuman sangat digemari oleh kalangan masyarakat. Saat ini banyak kalangan milenial yang menyukai makanan luar, salah satunya makanan korea yang saat ini sedang populer. Mungkin karena hal itu kami yakin bahwa nantinya produk kami akan banyak digemari oleh kalangan milenial. Gimbap ini banyak digemari tidak hanya karena popular tetapi juga merupakan makanan yang sehat dengan adanya isian sayur didalamnya. Untuk menemani makan Gimbap, kami juga menawarkan minuman Squash soda yang menyegarkan, dan cocok di nikmati dengan Gimbap.

    B. Tantangan Usaha

    Pada bisnis ini, ada kemungkinan jika ada orang yang tidak suka produk yang kita buat karena selera masyarakat berbeda beda. Tantangan lain adalah keuntungan yang kita dapat pada produk makanan tidak terlalu banyak sehingga jika tidak terlalu laku dipasaran maka kita tidak mendapat laba yang besar. Selain itu jika kita kurang inovatif dalam pemasaran maka akan sedikit peminat produk kita.

    C. Potensi Usaha

    Usaha ini kemungkinan akan mendapatkan laba karena selain kita memasarkan produk secara ofline kami juga memiliki rencana untuk memasarkan produk secara online di media sosial sehingga akan banyak peminatnya di masyarakat. 

    BAB III ASPEK PRODUKSI

    Pada bab ini, Sahabat Belajar bisa menuliskan apa dan bagaimana spesifikasi produk yang akan dikembangkan, bagaimana waktu dan tempat produksinya serta apa saja detail peralatan yang akan digunakan dalam proses produksi.

    A. Variasi Produk

    1) Gimbap 
    Menyediakan varian gimbap pedas dan gimbap tidak pedas. Isiannya terdiri dari tumisan sayur bayam, wortel, telur, sosis dengan diberi nori rumput laut kering sebagai pembungkus gimbab.
    2) Squash Soda Telang
    Minuman dingin rasa squash lemon segar dengan campuran sari bunga telang, selasih, potongan buah dan nata de coco. 

    B. Waktu dan Tempat Produksi

    Waktu : 
    Produksi dijalankan saat kegiatan panen raya P5 tema kewirausahaan sekitar tanggal 10 – 14 Oktober 2022.
    Tempat :
    Di area sekitar SMA Indonesia Hebat.

    C. Peralatan Produksi

    1) Peralatan produksi Gimbap
    - Telenan
    - Panci
    - Teflon
    - Spatula
    - Pisau 
    - Ceting
    - Piring
    - Baskom 
    pngwing.com

    2) Peralatan produksi Squash soda
    - Gelas 
    - Sendok
    - Mangkok kecil
    - Panci 
    - Sendok sayur
    D. Bahan Baku Produksi
    1) Bahan produksi Gimbap
    - Nasi hangat
    - Minyak
    - Garam
    - Ladaku
    - Wortel
    - Bayam
    - Telur
    - Sosis
    - Nori
    - Mayo
    - Bawang (untuk bumbu pedas)
    - Cabai (untuk bumbu pedas)
    - Kaldu jamur

    2) Bahan produksi Squash soda
    - Sirup
    - Soda
    - Es batu
    - Jelly nata de coco
    - Selasih 
    - Bunga telang

    E. Proses Produksi

    1. Proses produksi Gimbap
    1) Campurkan nasi dengan garam, diamkan hingga dingin beri kaldu jamur agar ada variasi rasa pada Gimbap
    2) Potong wortel beri garam setelah itu tumis wortel
    3) Rebus bayam, setelah direbus peras bayam hingga tidak ada air
    4) Goreng telur setelah itu potong memanjang
    5) Masak sosis dengan bumbu pedas untuk variasi Gimbap pedas
    6) Ambil 1 lembar nori beri nasi dan isian setelah itu gulung
    2. Proses produksi Squash soda
    1) Siapkan sirup pada gelas
    2) Beri irisan nata decoco dan selasih
    3) Tambahkan soda lalu beri es batu

    BAB IV STRATEGI USAHA

    Deskripsikan bagaimana usaha yang akan kamu buat itu beradaptasi dengan kondisi pasar saat ini,bagaimana konsumen yang akan disasar, dan strategi apa yang diterapkan untuk memasarkan produk.

    A. Kondisi Pasar

    Pasaran Gimbap di Indonesia saat ini belum terlalu banyak, sehingga untuk memasarkan makanan ini tidak terlalu sulit karna bisa dikatakan kompetitor makanan ini belum terlalu banyak dipasaran. selain produk gimbap, kami juga memasarkan produk minuman Squash soda. Di pasaran Squash soda ini sudah banyak yang menjual, sehingga kita harus memikirkan bagaimana kita mengatasi kompetitor di produk ini.

    B. Konsumen

    Disini kami memusatkan pemasaran di kalangan anak muda, karena kami tidak terlalu yakin jika memasarkan produk ini kepada kalangan tua karena selera kalangan muda dengan kalangan tua berbeda sehingga kami tidak bisa asal memasarkan produk ke kalangan tua.

    C. Strategi 

    Karena kami memusatkan promosi kepada kalangan milenial maka nanti kami akan mempromosikan produk lewat media sosial sehingga akan banyak kalangan milenial yang mengetahui produk kami dan memiliki keinginan untuk mencoba prodk yang kami prmosikan. Selain itu nanti jika pemasaran produk kami mengalami peningkatan, kami akan mulai berinovasi kepada produk yang kami punya, misalnya menambah variasi pada isian Gimbap.

    BAB V ASPEK KEUANGAN

    A. Rencana Produksi

    Untuk produksi pertama, kami berencana membuat 20 porsi Gimbab. Kami akan menjual gimbab dengan harga Rp. 8.000 per satu kemasan, dalam satu kemasan terdapat empat potong gimbab. 
    Kami juga akan membuat squash sebanyak 60 porsi dengan harga Rp. 5.000 per porsi.
    B. Rencana Anggaran
    1) Rencana anggaran biaya produksi Gimbap (dalam 20 porsi):
    2.  Rencana anggaran Squash soda (dalam 60 porsi)

    C. Perkiraan Pemasukan

    1) Perkiraan pemasukan Gimbap
    Nanti kami akan menjual (20 porsi perkiraan) per kemasan dengan harga Rp.8.000,- maka nanti kami kira kira akan pendapatan sebesar Rp. 160.000. 
    2) Perkiraan pemasukan Squash soda
    Nanti kami akan menjual (60 porsi perkiraan) per kemasan dengan harga Rp.5000,- maka nanti kami kira kira akan mendapat pendapatan Rp.300.000,-

    D. Perkiraan Laba/Rugi

    Perhitangan keuntungannya adalah : Pendapatan – biaya produksi = laba
    Gimbab (menjual 20 porsi):
    Rp. 160.000 – 109.000 = Rp. 51. 000 
    Squash (menjual 60 porsi)
    Rp. 300.000 – Rp. 155.000 = Rp. 145.000
    Total laba penjualan gimbab dan squash = Rp. 196.000

    BAB VI KESIMPULAN

    Ide kami untuk mengembangkan kuliner adalah kami ingin membuat produk yang saat ini sedang banyak digemari oleh kalangan milenial. Tetapi kami ingin selain populer tentunya juga lezat dan bergizi. untuk meningkatkan daya jual, kami memilih produk kuliner yang saat ini sedang banyak populer dikalangan milenial yang berupa Gimbap dan Squash soda.
     
    Menurut kami produk kami ini selain mengutamakan kelezatan kami juga mengutamakan nilai gizi didalam produk agar pelanggan tetap bisa menjaga kesehatan makanan yang dikonsumsi. Kami akan memproduksi dan memasarkan sendiri produk Gimbap dan Squash kami ini. Rencana kami, tidak hanya mempromosikannya secara ofline, kami juga akan mempromosikannya secara online, agar semakin banyak orang tau akan produk yang kami pasarkan. 

    Produk kuliner yang kami buat ini kami jual dengan harga yang bisa dibilang cocok untuk pada pelajar, kami menjual Gimbap dengan harga Rp.8000,- dan Squash soda dengan harga Rp.5000,- saja. Kami menjual dengan harga yang bisa dikatakan murah dengan harapan, agar saat memasarkan produk kami tidak banyak menerima komplain bahwa kami menjual dengan harga yang terlalu tinggi. Selain itu target pemasaran kita juga kalangan remaja yang biasanya membeli makanan dan minuman dengan uang saku yang tidak terlalu banyak. 

    Untuk pemasarannya kami akan menggunakan media sosial contohnya whatsapp dan instagram yang saat ini banyak dikalangan milenial. Tidak hanya pemasaran online yang kita lakukan, kami juga melakukan pemasaran offline langsung kepada customer. 

    Dari semua keuangan yang kami hitung kami memprediksi bahwa akan menerima keuntungan kira kira Rp.196. 000,- pada produk makanan dan minuman yang kami buat. Jadi kesimpulannya, kami optimis bahwa usaha yang kami jalankan ini mendapat keuntungan dan memiliki pasaran yang cukup digemari oleh kalangan masyarakat.

    Bagaimana, mudah bukan menulis sebuah proposal usaha? Ayo terus kuatkan karakter mandiri dan kreatifmu melalui P5 Tema Kewirausahaan. Have Fun!

    Silakan klik di sini:  Contoh Proposal P5  untuk contoh proposal P5 Kewirausahaan yang lain.
    Salam Belajar.

    Continue Reading

    Assalamu'aikum Sahabat Belajar,

    Salah satu hal yang baru pada kurikum merdeka pada SMA/MA/SMK adalah adanya kegiatan P5. Berdasarkan Permendikbudristek No. 56/M/2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Salah satu tema yang dapat dipilih adalah tema Kewirausahaan. Siswa didorong untuk menyusun sebuah proposal usaha kemudian berusaha mewujudkannya dalam serangkaian kegiatan. Berikut ini contoh sederhana dari penyusunan proposal kewirausahaan dalam bidang kuliner dengan produk bernama 'Mi Galaksi'. Baca juga contoh-contoh proposal lain agar Sahabat mendapat wawasan lebih luas.  

    Read here 

    Lembar Cover

    PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN
    MIE GALAKSI

     

    PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
    SMA NEGERI 13 KONOHA TP. 2022/2023

    DISUSUN OLEH:

    KELOMPOK GALAKSI MAHENDRA
    ANGGOTA:
    1.ANDO 
    2.AJENG
    3.DESTINY
    4.JANET
    5.MAMPUKU
    6. NIKOLODEON

    LEMBAR PENGESAHAN

    Proposal kegiatan P5 Kewirausahaan SMAN 13 Konoha yang berjudul “ MIE GALAKSI” telah disahkan dan di setujui pada:
    Hari      : Senin
    Tanggal: 3 Oktober 2022


    Disetujui oleh:


    Koordinator                                      Fasilitator



    Mister Charming S.Pd.                   Ms Dream 
    NIP:123456789000231              NIP :

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Usaha
    Mie pada umumnya terbuat dari tepung terigu, yaitu tepung yang terbuat dari gandum yang diperoleh secara impor. Mie merupakan salah satu masakan yang populer di Asia, salah satunya diindonesia.
    Berdasarkan dari survei beberapa orang penikmat pedas kami mendapatkan hasil bahwa pedas lebih terasa sensasinya dengan cabai rawit merah kecil dari pada rasa lainnya. Rasa pedas yang digabungkan dengan mie sebenarnya telah banyak di pasaran. Jadi kami berinisiatif untuk membuat mie pedas dengan variasi pada toppingnya. Mie produk kami dilengkapi dengan topping  ayam pedas dan pangsit goreng plus irisan tomat dan selada.
    Produk mie pedas ini kami beri nama MIE GALAKSI. Kami terinspirasi dari salah satu restoran yaitu GACOAN yang menjual dan menyediakan makanan yang bernama MIE ANGEL dan MIE IBLIS, dari situlah kami berpikir akan membuat produk olahan yang bernama MIE GALAKSI. Produk makanan kami juga sangat digemari oleh kalangan masyarakat terutama para remaja.

    B. Visi dan Misi
    Visi  : Membuat produk pengolahan dengan inovasi baru dan menjadi produk yang unggul.
    Misi : mewujudkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dari pengolahan inovasi baru dan menarik.

    C. Jenis dan Tujuan Usaha
    Jenis usaha kami adalah jenis usaha kuliner. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup yaitu kebutuhan makan makan, dan kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain melalui tempat makan yang menarik. Kami juga bisa memperkenalkan atau mengembangkan usaha yang kita jalani dengan berkomunikasi.

    BAB II  ANALISIS USAHA

    A. Peluang Usaha
    Membuat dan menjual produk olahan pangan berupa mie galaksi. Mie Galaksi menjadi makanan yang pas untuk dicoba, terutama untuk para penggila pedas. Penampilan mie yang menggoda dengan tambahan sambal yang membuat siapapun dapat tertarik. Rasanya enak dengan sensasi pedas dimulut mampu menambah nafsu makan. Pembuatan Mie Galaksi ini sangat mudah sama halnya dengan membuat mie pada umumnya, hanya penambahan sambal yang cukup banyak. Dan diberi tambahan topping yaitu ayam pedas dan pangsit goreng.

    B. Tantangan Usaha
    Pada bisnis umumnya dari bisnis awal memang kemungkinan pasti ada yang tidak suka karena dengan versi rasa berbeda beda. Dan juga pastinya produk pangan kami sangat di gemari di kalangan masa sekarang sebab itu kami akan meningkatkan rasa produk mie ini seperti rasa yang memuaskan. Tantangan lain adalah pada persaingan usaha. Produk mie sejenis ini sudah ada di pasaran sehingga tantangannya adalah bagaimana membuat agar produk mie galaksi kami lebih menonjol diantara produk sejenis.

    C. Potensi Usaha
    Usaha ini mungkin akan menjualkan secara ofline ataupun online agar akan mendapatkan banyak peminat di kalangan masyarakat dan mendapatkan pengalaman berwirausaha. Kami berpendapat bahwa potensi usaha untuk produk mie Galaksi ini masih terbuka lebar asal kita terus mau berinovasi dan kreatif dalam pemasarannya. Kami pikir potensi untuk mendapat keuntungan dari memproduksi dan menjual mie galaksi pedas ini bisa cukup besar. 

    BAB III ASPEK PRODUKSI

    A. Variasi Produk
    Untuk variasi produk, di atas mie galaksi akan kami beri pelengkap sebagai toping yaitu ayam suwir pedas, pangsit goreng dan ada juga irisan tomat dan selada di pinggir rice box. Kami juga membolehkan pelanggan memilih mengurangi atau menambah topping sesuai selera.

    B. Waktu Dan Tempat Produksi
    Saat di sekolahan setelah senam pagi di lapangan upacara, jika hujan di kelas masing masing.

    C. Peralatan Produksi: 
    Alat dan Bahan:  
     Bahan membuat mie galaksi
    1. Mie instan 
    2. Bawang putih
    3. Cabai rawit merah
    4. Minyak goreng
    5. Kecap
    6. Saos sambal
    7. Garam
    8. Selada
    9. Bawang goreng

     Bahan membuat ayam suwir pedas
    1. Cabai merah besar
    2. Cabai merah keriting
    3. Bawang merah
    4. Bawang putih
    5. Daging ayam
    6. Garam
    7. Daun salam
    8. Lengkuas
    9. Serai
    10. Gula pasir
     Peralatan yang dipakai untuk produksi :
    1. Wajan
    2. Panci
    3. Kompor
    4. Pisau
    5. Cobek
    6. Spatula
    7. Erok-erok
    8. Rice box paper
    9. Baskom
    10. Sendok
    11. Garpu
    12. Sarung tangan plastik
    D. Bahan Baku Produksi
    1. Daging ayam
    2. Mie telor
    3.     Bumbu-Bumbu
    E. Proses Produksi 
    Cara Pembuatan Mie Galaksi

    1. Haluskan bawang putih dan cabai rawit merah (Sambal)
    2. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan 
    3. Rebus Mie hingga matang, angkat dan tiriskan
    4. Siapkan wadah, masukkan sambal, kecap, saus sambal, aduk rata
    5. Mie yang sudah direbus, masukkan dalam mangkok, aduk rata hingga sambal merata
    6. Susun mie dalam rice box, taburi dengan bawang goreng dan beri toping
    Cara pembuatan ayam suwir pedas
    1. Cuci ayam hingga bersih, lalu di rebus dengan sedikit garam setelah itu tutup hingga matang
    2. Jika sudah matang, angkat lalu dinginkan dan suwir-suwir kasar daging ayam dan sisihkan
    3. Lanjut tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai sampai benar-benar harum. Masukan cabai merah dan aduk rata
    4. Masukan daging ayam suwir ke dalam bumbu. Tambah kaldu bubuk dan merica. Aduk sampai rata.
    5. Tuangkan air dan masak sampai daging ayam meresap sempurna.

    BAB IV STRATEGI USAHA

    A. Kondisi pasar
    1. Segmentasi
    Segmen dari usaha kami adalah semua kalangan masyarakat terutama para remaja hingga orang dewasa. Dari mengamati pasar, kami melihat segmen remaja dan dewasa ini menggemari produk mie pedas dengan brand yang paling populer saat ini adalah Mie Gacoan. Konsep mie galaksi kami memiliki persamaan dengan mie gacoan tersebut sehingga kami yakin bisa bersaing pada segmen pasar tersebut.
    2. Targeting
    Target pemasaran kami adalah para penikmat pedas dan semua kalangan masyarakat. Kami targetkan pasar pembeli terbesar adalah dari kelompok masyarakat usia remaja hingga dewasa.
    3. Positioning
    Kami ingin menciptakan cita rasa di benak pembeli sebagai Mie Galaksi yang enak dan bercita rasa khas pedas gurih dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan.

    B. Konsumen
    Dari remaja hingga orang dewasa. Mereka bisa menikmati sensasi rasa pedas yang kami tawarkan baik dari pedas mienya maupun pedas ayam suwir toppingnya. Konsumen kami akan dapat menikmati menu kami sembari berinteraksi dengan kawan mereka.

    C. Strategi pemasaran
    Kita akan membuat variasi mie galaksi yaitu dengan menambahkan toping berupa ayam suwir pedas, pangsit goreng dan selada juga bawang goreng. Dan kami akan mempromosikan produk baik secara offline maupun secara online lewat media sosial sehingga akan lebih dikenal di masyarakat.

    BAB V  ASPEK KEUANGAN

    A. Rencana Produksi
    Untuk awalan pengenalan produk di masyarakat, kami akan membuat produk sebanyak kurang lebih 15 porsi.

    B. Rencana Anggaran
    Rencana anggaran belanja untuk membuat 15 porsi mie Galaksi adalah sebagai berikut:
    1. Eko mie isi 10 : Rp 12.000
    2. Cabai : Rp 15.000
    3. Bawang putih : Rp 5.000
    4. Bawang merah : Rp 5.000
    5. Minyak goreng : sekitar Rp 14.000
    6. Ayam ½ kg : Rp 20.000
    7. Kecap: Rp 3.000
    8. Saos sambal :  Rp 10.000
    9. Selada : Rp 5.000
    10. Pansit goreng : Rp 10.000
    11. Rice box paper : Rp 10.000
    Total Biaya Produksi : Rp.90.000

    C. Perkiraan Pemasukan 
    Mi galaksi ini akan kami jual seharga Rp. 10.000per porsi sehingga perkiraan pemasukan dari penjualan mie galaksi totalnya adalah sekitar Rp 150.000

    D. Perkiraan Laba/Rugi
    Kemungkinan perkiraan laba untuk penjualan 15 porsi adalah:
    Pendapat penjualan – biaya produksi
    Rp. 150.000 – Rp. 90. 000 = Rp. 60.000
    Kami perkirakan akan mendapat laba sekitar Rp. 60.000.

    BAB VI KESIMPULAN

    Pada rancangan proposal P5 tema kewirausahaan ini kami mengajukan sebuah proposal usaha di bidang kuliner. Merek produk kita adalah MIE GALAKSI. Untuk harga jual MIE GALAKSI adalah Rp.10.000 per porsi. Dari modal usaha yang telah kami hitung, kami memperkirakan akan mendapat laba jika terjual dengan baik.
    Dari hasil pembahasan tersebut di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa usaha Mi Galaksi ini dari segi ide, target pasar, hingga rencana keuangan berupa modal dan lain-lain, memiliki prospek yang menjanjikan kedepannya.
    Tantangan terbesar dalam pemasaran dan promosi produk berupa cukup banyaknya pesaing dengan produk serupa. Maka dari itu, target pasar usaha ini harus tepat sasaran dan meyakinkan. Kami juga akan terus mengupayan inovasi pada rasa, topping, kemasan dan media pemasarannya sehingga produk kami dapat terus berkembang dan menghasilkan lebih banyak keuntungan.

    Demikian contoh proposal kegiatan wirausaha bagi siswa. Proposal ini mungkin masih terlalu sederhana, anda dapat mengembangkannya menjadi proposal yang lebih baik lagi tentunya. Proposal ini hanya pendukung saja, karena yang terpenting adalah mengamati bagaimana proses para siswa melakukan kegiatan ini. Diharapkan proses kegiatan seperti ini akan dapat menanamkan karakter baik pada diri siswa, seperti karakter kreatif, mandiri, dan bekerjasama.

    Berikut contoh proposal P5 lain yang dapat Sahabat amati : PROPOSAL P5 TEMA KEWIRAUSAHAAN KULINER GIMBAB DAN SQUASH BUNGA TELANG

    Salam Belajar.





    Continue Reading

     Assalamu'alaikum Sahabat Belajar, 
    In this occassion let's learn and get some exercises about Analytical Exposition Text. Teks ini juga mengajak kita untuk belajar berfikir kritis lho. Teks ini termasuk essay argumentatif. Jadi pada teks jenis ini kita belajar untuk menyampaikan argumentasi yang logis untuk mendukung thesis (pokok pembahasan) yang disajikan pada bagian awal teks. Teks ini kadang sepintas terlihat mirip dengan teks Hortatory Expostion, tetapi ada bedanya. Ayo kita pelajari lebih rinci.

    Coba dengarkan sebuah contoh text analytical expostion berikut ini, kerjakan latihannya setelah mendengarkan.


    EXERCISE

     Activity 1. Brainstorming 
    In this part you’re going to listen a monologue about levels of government. Before that, answer the following questions:
    1. What do you know about levels of government in your country?
    2. How about the levels government in other countries?
    3. How many levels of government do you know? What are they?
    4. What is the role of each government?
    5. What is the meaning of this word in Bahasa Indonesia:                                           
    Necessary      :.............................
    Look after : ................................                                    Defense :..............................
    Law & order : ................................                                    Preventing :..............................
    Vandalism : ................................                                    Conclude :..............................

    Activity 2. Listening Phase 1
    While listening to the mononologue, give numbers on the left side of each sentences based on the correct order. Let’s start to listen the monologue : “THREE LEVELS OF GOVERNMENT”

    • For example they look after law and order, preventing things like vandalism in schools.
    •  In Australia, there are three levels of government, the federal government, state government and local government.
    • First, the federal government is necessary for the big things. They keep the economy in order and look after things like defense.
    • Thus, for the reasons above, we can conclude that the three levels of goverrnment are necessary.
    • All of these three levels of government are necessary, this is so for number of reasons.
    • Finally, local governments look after the small things. They look after things like collecting rubbish, otherwise everyone would have disease
    • For example they look after law and order, preventing things like vandalism in schools.
    • Next, the state governments look after the middle sized things
    Activity 3. Listening For Comprehending Information
    Listen to the monologue once again and answer the following questions:
    1. What is the monologue about?
    2. How many levels of government are mentioned in the monologue? What are they?
    3. Do you think that the division of the levels is important? Why?
    4. What is the role of each level of goernment?
    5. In your opinion, What happens if a country has only one level of government?

    Setelah kalian susun dengan benar, text itu akan menjadi sebuah text yang bergenre : Analytical Exposition Text. Mungkin diantara kalian pernah mendengar jenis text yang mirip ya?
    Ya betul, ada sebuah text analytical lain yang bernama Hortatory Expostion text. Coba kalian perhatikan bedanya pada penjelasan di bawah ini.

    The Difference Of Analytical and Hortatory Exposition Texts

    As we know that both analytical exposition and hortatory exposition are classified as argumentative essay. Both present argument to support the thesis state in the orientation. This thesis places the writer’s position on the essay. From the generic structure, what make big different is that analytical exposition ends with paragraph to strengthen the thesis while hortatory makes a recommendation for readers.

    Meskipun memang keduanya sama-sam berjenis essay argumentatif tetapi ada bedanya, terutama pada bagian akhir struktur teksnya. Pada teks analytical Expostion, bagian akhirnya berupa paragraf yang berisi simpulan memperkuat thesis , sedangkan teks hortatory bagian akhirnya bersisi saran/rekomendasi bagi para pembaca terkait thesisnya.




    The Purpose of The Text
    Analytical exposition proposes or suggests a certain topic which may only be pro or contra,NOT BOTH. 

    The purpose of the text is to persuade the readers/listeners that something is important or not important by presenting arguments.

    Teks analytical exposition menyajikan sebuah topik tertentu bisa berisi hanya pro terhadap sesuatu, atau hanya kontra terhadap suatu isu, TETAPI TIDAK BOLEH DUA-DUANYA ada dalam satu teks analytical. Kalau pro dan kontra dijadikan satu teks itu jenis teks lain yang bernama teks discussion, akan kita bahas di pertemuan berikutnya yaa. Tujuan dari teks analytical exposition adalah untuk menyakinkan pembaca/pendengar bahwa sesuatu hal yang sedang dibicarakan di teks ini adalah sesuatu yang penting, atau sesuatu yang tidak penting, dengan menyajikan beberapa argumen.

    Generic Structure of The Text

    Thesis: 
    This pre-conclusive paragraph states the writer’s point of view about the topic discussed. Writer has show himself in clear position of the discussed topic. Paragraph 1 is the thesis of this analytical exposition text. It states the fact of the very fatal impact of the smoking habit. Clearly the writer wants to say that smoking is not a good habit.

    Arguments: 
    Presenting arguments in analytical exposition text is as important as giving conflict plot in narrative text. The series of argument will strengthen the thesis stated before. In this example of analytical exposition text, paragraph 2 and 3 are the detail arguments presented in a reporting fact to support that smoking is not good even for smokers themselves. Furthermore, people who do not smoke but they are in smoky area have the bad effect too from the smoking habit.

    Reiteration:
    This end paragraph actually is restating the thesis. It is something like conclusive paragraph from the previous arguments. The last paragraph of this example of analytical exposition points again that smoking is not good for smokers and people around smokers

    Example of The Text

    Is Smoking Good for Us?

    Before we are going to smoke, it is better to look at the fact. Smoking is not a good habit for many reasons. Here are the facts that we can learn.

     About 50 thousands people die every year in Britain as direct result of smoking. This is seven times as many as die in road accidents. Nearly a quarter of smokers die because of diseases caused by smoking. Ninety percent of cancers are caused by smoking. If we smoke five cigarettes a day, we are six times more likely to die of lung cancer than a non smoker. If we smoke twenty cigarettes a day, the risk is nineteen greater. Ninety five percent of people who suffer of bronchitis are people who are smoking. Smokers are two and half times more likely to die of heart disease than non smokers.

    Additionally, children of smoker are more likely to develop bronchitis and pneumonia. In one hour in smoky room, non smoker breathes as much as substance causing cancer as if he had smoked fifteen cigarettes. The passive smokers clearly get dangerous risk which influence their health. 

    As a conclusion, smoking is not good for everyone, not only for the smokers themselves but also for the people around smokers.

    Exercise 1

    Answer the following questions.
    1. What does the text tell about?
    2. How many people die every year in Britain as direct result of smoking?
    3. Is the number of the death rate which is caused by smoking the same with that caused by road accident?
    4. Mention some diseases which are caused by the habit of smoking.
    5. What will happen if we smoke five cigarettes a day?
    6. Why is it stated that passive smokers also get the dangerous risks?
    7. What are the diseases the children could get if their parents are smokers?
    8. What is the conclusion of the text?
    9. The word “their” in ........which influence their health (par3”) refers to ….
    10. The word “diseases” is closest in meaning to ….
        ____________________________________________________________________________

    Exercise 2

    Understanding the text structure 
    1. What does the writer want with text ? 
    • a. to convince the readers that smoking is bad for us
    • b. to tell the readers about his/her personal experience as a smoker
    • c. to explain about how to cure the deseases which are caused by smoking.
    2. In which part does the writer state his main idea as the focus of the discussion ? 
    • a. thesis
    • b. arguments 
    • c. reiteration
    3. What are the arguments in the text ?
           What do you learn from the reiteration?

    Let's Learn More!


    Exercise 3

    PRE-READING
    1. Have you ever visited a forest in your city? What’s the name?
    2. How is the condition of the forests in Wonogiri?
    3. How is the condition of the forests in Indonesia?
    4. Do you think forest is important for us? Explain why.

    WHILE-READING
    Read quickly the following text and answer the following questions:
    5. What is the text about?
    6. Why is it said that rainforest is the most complicated environment on earth?
    7. How many arguments are there in the text proofing that the rainforests are important?

    READING ANALYTICAL EXPOSITION TEXT

    The Importance of Rainforests
    Rainforests are recognised worldwide as containing the richest source of plants and animals and are believed to contain nearly three-quarters of all the varieties of life on Earth. The rainforests are very essential parts of human being's life.



    Rainforests influence both our local and global climates. For example, between 50 and 80 per cent of the moisture in the air above rainforests comes from the rainforest's trees. If large areas of these lush rainforests are cleared, the average rainfall in the area will drop. Eventually, the area's climate will get hotter and drier. This process could convert rainforests into a sparse grassland or desert.

    Rainforests are vital to the Earth in helping to control soil erosion and flooding. rainforests are also able to absorb over 90 per cent of the rainfall in their leaves and mosses. By doing this, they are able to slow down water run-off by gradually releasing the water over time into streams and rivers

    Rainforests are major producers of the Earth's oxygen. In fact, scientists believe that nearly 50 per cent of the Earth's oxygen is produced by rainforest in the Amazon region alone. Nearly 40 per cent of the world's carbon is contained in the trees of the rainforests. Rainforests are able to remove carbon dioxide from the air and return oxygen in its place. This is why our global rainforests are often called the Earth's ‘lungs'.

    To sum up, the role of the rainforest is essential for human life. It creates equilibrium in our environment and its resources are signifi cant for human beings survival.
    (Taken from SOSE: Studies of Society and Environment)

    Exercise 4

    POST READING : 
    Make a summary from the text above and put it on the correct generic structure:
    buat dalam bentuk mind mapping, silakan membuat ringkasan teks tersebut dengan model mind mapping yang kamu suka. 
    Selamat belajar,
    Keep Reading and Be Smart .





    Continue Reading
    Assalamu'alaikum Sahabat Belajar,
    Tak terasa sebentar lagi kita sudah memasuki masa penilaian akhir semester 1. Untuk pembelajaran Bahasa Indonesia, kita sudah mempelajari beberapa jenis teks, salah satunya adalah teks anekdot. Yuk kita ingat-ingat lagi materi yang ada di Unit 2 ini; Menyampaikan Kritik Melalui Senyuman.
    Apa itu teks anekdot?
    Teks anekdot adalah sebuah cerita singkat yang biasanya berisi kritik yang dikemas dengan menarik, lucu, dan mengesankan. Isi kritiknya bisa mengenai isu terkini, orang penting, atau berdasar kejadian yang sebenarnya.

    Bagaimana struktur teksnya?
    Di beberapa sumber ada yang menyebutkan struktur teks anekdot adalah sebagai berikut:
    -Astrak
    Merupakan bagian pendahuluan atau bagian pembuka teks.

    -Orientasi
    Merupakan awal suatu kejadian atau saat cerita mulai bergulir.

    -Krisis
    Merupakan puncak cerita yang berisi konflik atau masalah yang terjadi pada karakter.

    -Reaksi
    Merupakan respon atau reaksi yang dilakukan karakter setelah mengalami krisis.

    -Koda
    Merupakan bagian penutup teks yang berisi amanat atau kritik.

    Sedangkan pada buku BSE Cerdas Cergas Berbahasa Indonesia kelas X dinyatakan sebagai berikut:
    -Orientasi 
    Merupakan bagian anekdot yang berisi pengenalan kondisi atau 
    karakter tokoh, penggambaran hal-hal terkait dengan apa, kapan, di 
    mana, siapa, mengapa, bagaimana, dan gambaran tentang masalah 
    yang akan dihadapi tokoh.

    -Komplikasi 
    Bagian ini berisi masalah yang dihadapi tokoh. Pada bagian ini, penulis 
    menyampaikan puncak cerita yang mengundang tawa sekaligus 
    kritikan terhadap topik yang diangkat. Bagian ini disebut juga dengan 
    krisis dan reaksi. Krisis atau komplikasi merupakan bagian yang berisi 
    kekonyolan yang menggelitik dan mengundang tawa. Tanggapan atau 
    respons atas krisis yang dinyatakan sebelumnya disebut sebagai reaksi. 
    Reaksi dapat berupa sikap mencela atau menertawakan.

    -Evaluasi berisi komentar terhadap isi atau pesan dari fenomena yang 
    telah diceritakan. Bagian ini disebut juga sebagai koda. Namun, bagian 
    ini bersifat pilihan; dapat ada ataupun tidak ada.

    Latihan Soal Pilihan Ganda
    Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 – 5 : 

    ANTRE

    Hari ini, Kota Semarang panas sekali. Di daerah jalan dr. Cipto, ada penjual es kelapa muda legendaris yang terkenal dengan nama es “Klamud Bang Jon” yang laris manis. Es tersebut dikenal karena kelapa mudanya murni, tanpa campuran air, kelapa mudanya juga pas, tanpa pemanis buatan. Minuman yang sangat mengundang selera di daerah Semarang yang panas.

    Pengunjung mulai jam 12 siang sudah membentuk barisan panjang mengular. Antre. Di antara barisan panjang mengular antrean ada anak kecil berseragam putih merah berama Haikal.

    Secara tiba-tiba, datang menyelonong seorang ibu dan lansung berdiri di barisan depan Haikal. Meski kesal melihat Ibu itu, Haikal tetap berpikiran dingin. Lalu terbersit dalam pikiran Haikal bagaimana cara ia menyindir mengingatkan Ibu penyelonong antrean tersebut. Dengan sopan Haikal menyapa Ibu tersebut, “Ibu ikut di barisan ini ada kepentingan apa, ya?”

    “Ya jelas tho, Nak, mau beli es kelapa muda Bang Jon yang enak!”

    “Saya pikir Ibu nyelonong memotong masuk barisan langsung di depan saya mau belajar membaca.”

    “Maksud kamu apa, Nak? Saya tidak paham.”

    “Itu lhooo, Bu di gerobak es Bang Jon ada tulisan besar ‘DI MATA BANG JON SEMUA PEMBELI SAMA. SEMUA HARAP BUDAYAKAN ANTRE’.” Si Ibu itu merasa sangat malu atas sindiran anak masih berseragam putih merah. Akhirnya Ibu itu keluar dari barisan antrean. Malu.

    1. Inti cerita anekdot tersebut adalah …
    • A. Setiap orang memiliki hak yang sama di depan penjual es.
    • B. Sindiran bagi seorang ibu yang belum memiliki kebiasaan antre yang baik.
    • C. Anak kecil yang mempermalukan seorang ibu yang tidak tahu diri.
    • D. Budayakan antre di semua tempat dan di semua urusan.
    Jawaban yang tepat : B
    Jawaban B tepat, karena menunjukkan isi garis besar cerita tersebut, yaitu menyampaikan kritikan akan sikap seorang ibu yang belum memiliki kebiasaan antre yang baik. 

    2. Karakter tokoh anak pada cerita anekdot itu adalah …
    • A. Mendikte orang tua
    • B. Cerdik
    • C. Mudah kesal
    • D. Bijaksana
    Jawaban yang tepat : B
    Anak tersebut dapat dikatakan cerdik karena bisa memakai cara cerdik untuk menyampaikan kritik pada seseorang, dengan mengkaitkan pengumuman yang ada di gerobak penjual kelapa muda.

    3. Kejadian yang mengejutkan dalam cerita tersebut adalah …
    • A. Penjual es yang memiliki prinsip pelayanan adil sesuai antrean
    • B. Anak kecil SD menanyakan kepada Ibu apakah akan belajar membaca
    • C. Di mata Bang Jon semua pembeli sama, harap budayakan antre
    • D. Seorang anak kecil SD ikut antre membeli es kelapa muda
    4. Kalimat yang merupakan kalimat retorika dalam cerita tersebut adalah ….
    • A. Ibu ikut di barisan ini ada kepentingan apa, ya?
    • B. Maksud kamu apa, Nak? Saya tidak paham.
    • C. Secara tiba-tiba datang nyelonong seorang Ibu.
    • D. Itu lho, di gerobak es Bang Jon ada tulisan besar.
    5. Penggunaan kata tidak baku dalam cerita anekdot itu adalah …
    • A. Antre
    • B. Nyelonong
    • C. Di barisan
    • D. Di antara
    Kisah Pemulung Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut. Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?” ulang.” Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?” Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?” Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?” Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!” Pemulung tadi ternyaata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
    6. Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah...
    A. Masih banyak orang miskin di sekitar kita! B. Pemulung dilarang masuk! C. Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan. D. Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak. E. Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita. 7. Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ... A. Kemudian B. Dan C. Yang D. Dengan E. Di Perhatikan teks di bawah ini ! Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang. 8. Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian … A. Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana. B. Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. C. Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara. D. Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad. E. Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen. 9. Arti istilah ‘Kasih Uang Habis Perkara’ dalam teks tersebut adalah …. A. Setiap perkara dikenai biaya B. Setiap perkara dapat ditindaklanjuti dengan uang C. Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang D. Setiap perkara tidak dapat diuangkan E. Setiap perkara tidak dapat diselesaikan 10. Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah... A. Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana. B. Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana. C. Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik. D. Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap. E. Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.






    Continue Reading
    Older
    Stories

    About Me

    Dewi Apriliana
    An ordinary working mom who loves kids and teaching and reading
    Read More>

    Popular Posts

    • Making Appointment & Reservation by Phone ; Belajar Bahasa Inggris Yuk
    • Apem Kukus Tradisional yang Ngangeni
    • Giving Examples in English ; Materi Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas XI
    • LANGKAH MUDAH MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK LDA
    • Smart Apps Creator (SAC) Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Daring
    • Memanfaatkan Blog Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh
    • Membuat Laporan Karya Inovatif Video Pembelajaran
    • Contoh Proposal Usaha untuk P5 Tema Kewirausahaan

    FOLLOW US

    recent posts

    Labels

    ruang baca ruang guru ruang impian ruang kelas ruang keluarga ruang menulis ruang perpustakaan

    Statistics

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top