Saung Belajar Aisyah

    • Home
    • ruang keluarga
    • ruang kelas
    • ruang baca
    • ruang menulis
    • ruang impian

     Hi, Sahabat Belajar. Do you like reading short stories?

    Apakah kalian suka membaca cerita pendek? Apa judul cerita pendek yang paling kalian suka dan ingat?


    Kali ini kita akan coba membaca sebuah cerita pendek berbahasa Inggris berjudul ‘The Pearl’ yang ditulis oleh John Steinbeck. Sebuah karya kelas dunia yang bergenre teks Narrative.

    Ayoolah, jangan langsung bilang susah dulu : ) 
    Bahasa Inggris mungkin memang bukan bahasa sehari-hari kita, tetapi jika kita bersungguh-sungguh pasti akan bisa. Dan yang paling penting : Just enjoy the story. Nikmatilah ceritanya. Karena fungsi sosial dari teks bergenre narrative seperti ini adalah untuk menghibur pembacanya melalui sebuah cerita baik lisan maupun tulis.

    Social Function of Narrative text : To amuse/entertain the readers with the story. 

    Generic Structure : Orientation – Complication – Resolution – Reorientation/ Coda

    Agar lebih mudah, nanti ceritanya akan Misis Dewi bagi menjadi beberapa segmen. Sebelumnya kita pelajari dulu yaa beberapa kosakata yang nanti akan di pakai di cerita pendek ini :
    Activity 1

    Manakah gambar  berikut ini yang menunjukkan ‘a Pearl’? Which of the following picture shows ‘a pearl?’   

    Which of the following picture shows ‘a scorpion’?

    Find the meaning :
    Very poor quality pearl  = ....
    An enermous beautiful pearl = ...
    Picked up the oyster = ....
    He even can buy a  riffle  = ...
    He had hidden the pearl = ...
    Someone tried to steal the pearl = ...

    T H E   P E A R L

    Part 1

    Kino was a poor pearl diver. One day a scorpion stung his baby, so he took the baby to the doctor. But the doctor didn’t want to treat the baby because Kino only brought some very poor quality pearls. Kino was rejected because he’s poor.

    Later that day, Kino went diving for pearls. While he was diving, he saw a very large oyster. He swam down and down and picked up the oyster. Then he came to the surface. He took his knife and opened the shell of the oyster. Inside, there was an enormous, beautiful pearl! – the greatest pearl in the world.
    Kino and his wife, Juana, were very happy. Now they would have enough money to take care their son. Well, maybe buy new clothes or a bigger canoe. Or even a riffle! 

    The news of Kino’s huge beautiful pearl spread through the town very quickly. That evening, lots of neighbours came to their house. Those persons talked about what Kino and Juana could do with the money. The doctor also came, pretending to give the baby some medicine while looking around the house, because he knew that Kino had hidden the pearl somewahere. 

    In the middle of the night, while Kino and his family were sleeping, he suddenly heard a noise. Someone was trying to steal the pearl! 

    In the darkness, Kino jumped up with his knife but someone hit him on his head and ran away. Kino injured on his head a litle bit. He realized that more people would try to steal his valuable pearl. He wanted the pearl for himself.


    Terjemahan :

    Kino adalah seorang penyelam mutiara yang miskin. Suatu hari, seekor kalajengking menyengat bayinya, maka kemudian dia membawa bayinya ke seorang dokter. Tetapi sang dokter tidak mau merawat bayi itu karena saat itu Kino hanya membawa beberapa mutiara yang berkualitas rendah.  Kino ditolak karena dia miskin.

    Sepulang dari dokter pada hari itu, Kino pergi menyelam untuk mencari mutiara-mutiara. Ketika dia sedang menyelam, dia melihat sebuah kerang yang sangat besar. Dia terus menyelam lebih turun dan turun, dan kemudian mengambil kerang tersebut. Di dalamnya, ada mutiara yang cantik dan besar sekali! – mutiara terbesar di dunia.

    Kino dan istrinya sangat bahagia. Sekarang mereka akan mempunyai banyak uang untuk merawat putra mereka. Hmm, mungkin bisa juga beli baju-baju baru atau sebuah kano yang lebih besar. Atau bisa juga beli sebuah senapan!

    Berita tentang mutiara cantik dan besar milik Kino menyebar ke seluruh kota dengan sangat cepat. Sore itu banyak tetangga berdatangan ke rumah mereka. Orang – orang itu membicarakan tentang apa saja yang bisa Kino dan Juana lakukan dengan uang hasil penjualan mutiara itu nantinya. Bahkan Dokter yang dulu menolaknya pun datang. Dokter itu berpura pura untuk memberi obat kepada bayinya Kino padahal sebenarnya dia mengawasi di seluruh bagian rumah, karena dia tahu pasti Kino telah menyembunyikan mutiara besar itu di suatu tempat.

    Di tengah malam, saat Kino dan keluarganya sedang tidur, tiba-tiba dia mendengar ada suara berisik. Pasti seseorang telah mencoba mencuri mutiaranya!

    Di tengah kegelapan, Kino melompat dengan pisaunya tetapi orang itu memukul kepala Kino dan melarikan diri. Kino terluka sedikit pada bagian kepalanya. Dia menyadari bahwa akan makin banyak orang akan mencoba mencuri permatanya yang berharga. Padahal dia menginginkan permata itu hanya untuk dirinya sendiri.

    Part 2

    The next morning Kino took the pearl to the dealers in the main square of the town. All the dealers gave the divers the lowest possible price for their pearls. Kino went to all those dealers but they said that the pearl was too big and ugly and that it was not worth more than 1,500 pesos. It’s not the amount he had dreamt of.



    Kino was very annoyed. He had decided to go to to the capital city because he knew that the pearl was very valuable. He brought the pearl back to his house.

    But that night someone attacked him outside the house. Juana said that the pearl was evil  and that it was going to destroy them. She tried to throw the pearl into the sea but Kino stopped her. Soon afterwards, he was attacked in the darkness by a group of men. He defended himself with his knife and killed one of the men.

    Kino and Juana knew that they had to get away from the town but someone had made a hole in the bottom of their canoe so they couldn’t go by sea. When they went back to their house, they found it in flames so they hid in Kino’s brother’s house. When night came, Juana and Kino started to walk towards the mountain with their baby. Kino was still determined to get to the capital and sell the pearl and kept making plans about the future. He was dreaming to buy more canoes and riflles in the future after he sold the pearl.

    During the day, they found a place to hide. They were resting when they saw that three hunters were following them. Those hunters wanted to steal his valuable pearl. 

    Kino and his wife then hid and stayed very quiet until the hunters had gone past. Then they ran up to the mountain. High in the mountain, they found stream and a waterfall. They drank water and then decided to hide in one of the caves under the waterfall. That evening the hunters arrived and camped next to the waterfall. Juana couldn’t keep the baby quiet. If the men heard the baby they will steal the pearl so Kino decided to go down and tried to kill the men. What would happened next? It was another misery.

    Terjemahan :

    Pada pagi hari di hari berikutnya, Kino membawa mutiara itu ke pengepul yang biasa ada di pusat kota. Semua pengepul memberi harga yang serendah mungkin pada para penyelam mutiara. Kino mendatangi semua pengepul tetapi mereka bilang bahwa mutiaranya terlalu besar dan jelek dan harganya tak akan lebih dari 1,500 peso. Harganya tidak setinggi yang Kino impikan.

    Kino menjadi sangat kesal. Dia memutuskan akan pergi ke ibu kota karena dia tahu bahwa mutiaranya sangat berharga. Dia lalu membawanya kembali ke rumah.

    Tetapi malam itu seseorang ada yang berupaya menyerang Kino di luar rumahnya. Juana berpendapat bahwa mutiara besar itu sesuatu yang sangat jahat dan hanya akan menghancurkan mereka. Juana mencoba untuk membuang mutiara itu ke laut tetapi Kini menghentikannya. Tak lama kemudian, Kino kembali diserang dalam kegelapan oleh sekelompok laki-laki. Kino berhasil melindungi dirinya sendiri dengan pisaunya dan rupanya membunuh salah satu dari para penyerang itu.

    Kino dan Juana tahu bahwa mereka harus segera pergi dari kota tapi ternyata seseorang telh melubangi perahu mereka . jadi mereka tidak bisa melarikan diri lewat laut. Ketika mereka akan kembali ke rumah mereka, mereka melihat rumah mereka sudah terbakar jadi mereka kemudian bersembunyi di rumah kakaknya Kino. Ketika malam tiba, Juana dan Kino mulai berjalan melalui gunung dengan membawa bayi mereka. Kino masih berkemauan kuat untuk bisa mencapai ibu kota, menjual mutiara besar mereka , dan terus berangan angan dengan berbagai rencana jika nanti mendapat uang banyak. Dia terus bermimpi untuk membeli lebih banyak kano dan senjata.

    Saat siang tiba, mereka menemukan tempat untuk bersembunyi. Saat mereka beristirahat, mereka melihat tiga pemburu sedang mengikuti mereka. para pemburu itu ingin mencuri mutiara mereka yang sangat berharga itu.

    Kino dan istrinya kemudian bersembunyi dan berdiam tanpa suara sampai para pemburu itu pergi. Kemudian Kino dan istrinya berlari ke puncak gunung. Di atas puncak gunung, mereka menemukan aliran sungai dan air terjun. Mereka meminum airnya dan kemudian memutuskan untuk bersembunyi di salah satu gua di bawah air terjun. Sore itu, para pemburu tiba dan berkemah di samping air terjun. Juana tidak bisa menjaga agar bayinya tetap diam tak bersuara.Jika para pemburu itu mendengar suara bayi mereka pasti akan mencuri mutiara itu jadi Kino memutuskan untuk membunuh pemburu itu sebelum mereka menemukannya. Lalu apa yang akan terjadi kemudian? Itu hanyalah kepedihan dalam bentuk lain. 


    Part 3

    Unfortunately, one of the hunters actually had heard the baby, he fired his riffle just as Kino attacked. Kino then took the the man’s riffle and killed him and the other men. But then suddenly everything went very quiet and Kino knew that something was wrong. Kino went back to the cave. The baby was dead! Kino’s  beloved baby had been hit by the man’s first rifle shot. 

    Kino and Juana walked back to the town carrying the body of their dead baby. They walked slowly. The people came out to meet them but they ignored everybody. They walked towards the sea. Kino took out the pearl. It was grey and ugly, and in the pearl he could see evil faces. He offered the pearl to Juana but she said softly in tears,’ No, you. It’s you who should trow the evil pearl away. It just makes us became too greedy for wealth. The pearl had changed us to be cruel persons just like those cruel hunters. And look at the end, only great misery we get.”

    Kino took the pearl. He didn’t want to keep the pearl anymore. He  threw the pearl into the water. Slowly the pearl dropped to the bottom and settled near some plants. A crab climbed over it and covered it with sand. The pearl was dissapeared.

    __The End__

    Untuk Part 3 ini coba kalian sendiri yaa yang mencoba menterjemahkannya. Cobalah mencari di kamus arti kata-kata yang belum kalian tahu artinya. 

    Cerita pendek yang menarik akan membawa kita untuk larut ke alur ceritanya. Turut memahami perasaan para tokoh utamanya. 

    So, do you like the story? Tell your friends what can you learn from the story you had read.

    Setelah membaca cerita, sekarang kalian coba menjawab pertanyaan – pertanyaan di latihan berikut ini. Choose one correct answer based on the story. Good Luck.


    Itulah sebuah contoh cerita berbahasa Inggris. Cobalah mencari dan membaca contoh-contoh cerita berbahasa Inggris lainnya. Keep Reading!

    Materi lainnya untuk belajar Bahasa Inggris : 

    Short Stories 2 - The Necklace - The White Butterfly

    Let's Learn Poems

       Salam Belajar,


    Continue Reading


    Tak terasa ya sudah lebih dari setengah tahun kita hidup di masa wabah korona. Susah juga saat gerak kita terbatas dan dibayang bayangi ketakutan akan bisa tertular. Tetapi ada hal positifnya juga saat waktu kita jadi jauh lebih banyak di rumah saja. Salah satunya : Tanaman – tanaman sekitaran rumah jadi bersemi kembali. Duluuu menyiram saja kadang lupa. Rumah kosong saat semua sekolah atau kerja. Berangkat pagi pulang sudah hampir menjelang magrib.

    Saya sih sebenarnya hanya tim penggembira saja hehe.. bukan petani militan. Di rumah kami yang semboyannya ‘Berani Bertani’ itu si sulung saya –gendhuk Aisyah dan bapaknya. Mereka memang suka bertanam sejak dulu. Mungkin karena dulu waktu belum punya rumah, kita kan hidupnya di pondok mertua indah di pedesaan. Nah si gendhuk itu kan dimomongke mbah nya jadi dia terbiasa diajak ke kebon dan sawah. Sampai sekarang  dia sudah remaja pun tetap suka tanaman, meskipun kita juga sudah pindah ke rumah sendiri.

    Ini nih beberapa tanaman di rumah kami yang sekarang bersemi kembali. Rasanya jadi makin sedeep dipandang saat daun – daunnya menghijau. Apalagi jika sudah mulai berbuah

    Mangga

    Ada tiga pohon mangga di sekitaran rumah kami. Sekarang pohon mangga itu makin subur. Semuanya berjenis mangga arumanis walaupun kenyatannya tidak semua pohon buahnya manis. Yang paling manis yang di depan rumah ini. Kalau pas banyak buahnya bisa dibagi –bagikan ke tetangga.

     Yang dua pohon di belakang rumah masih agak ada asem asemnya. Apalagi kalau masih muda. Kecutnya minta ampun. Tetapi tidak kami tebang karena malah lebih enak kalau di jus. Ada seger –segernya. 

    Satu pohon yang di belakang rumah itu padahal dulu sudah hampir mati, daunnya banyak sekali yang mengering dan rontok. Sekarang sudah seger lagi meski tanpa disemprot pupuk buatan. Rupanya pohon juga perlu kasih sayang ...eaaa.

    Tomat ijo dan cabai

    Di belakang rumah, ada sebidang kecil yang kita beri paranet di sekitannya. Maksudnya agar tidak dimasuki ayam. Niat hati memang ingin menanam beberapa tanaman sayuran, tapi alesan sibuk sering menjadkannya sekedar wacana.

    Dulu nanamnya  kurang dirawat jadi kurang maksimal juga hasilnya. Sekarang saat waktu jadi lebih banyak di rumah, kami kembali menanam cabai  rawit dan tomat hijau. Memang tanaman itu kalau dirawat dengan baik penuh perhatian , hasilnya beda. Tomat dan cabainya jadi lebih segar. Saat mau membuat gereh sambel ijo favorit kami, tinggal petik – petik saja.
    Masakan yang biasa – biasa saja pun jadi bisa lebih sedep karena bahan –bahannya lebih seger. Hanya saja kami belum konsisten niat nanem –nanemnya. Masih mudah bosan untuk nanem yang sayuran seperti ini , hehe. Sekarang malah lebih tertarik ke tabulampot buah dan bebrapa bunga.

    Cery Ndeso

    Ini tanaman aslinya saya tidak begitu tahu apa pasti namanya. Hanya karena bulat merah trus disebut cery gitu oleh orang-orang. Padahal rasanya tidak seperti cerry yang di mall itu. 
    Buah yang ini kulitnya hampir seperti talok atau biji salam, tapi lebih besar. Dalamnya lembek berbiji satu atau dua agak besar. Rasanya manis kalau sudah matang, dan agak ada sepet sepert sawo saat belum terlalu matang.

    Pohon ini dulu hanya ngangkut sepot –potnya dari rumah mertua.. haha.. kami tidak menanamnya sendiri dari biji.  Ibuk mertua saya  yang tinggal di desa sebelah ini memang tangan dingin untuk urusan bertanam. Nanam apaa saja jadii.

    Pohon inipun dulu saat dipindah ke rumah kami hampir menyedihkan keadaannya. Kurus kering merana dan sedikit banget saat berbuah.  Maklum merawatnya juga alakadarnya. Saat pandemi ini, si pohon jadi banyak mendapat perhatian. Dipupuk, disiram secara teratur. Bahkan kadang dibelai belai sambil njemur cucian hehe. Potnya ada di dekat jemuran soalnya.
    Ini dia hasilnya...  belum lama ini si pohon berbuah dan buahnya jadi lebih banyak. Segeeer banget dilihatnya. Daun- daunnya yang hijau tua dan agak keras kontras dengan si bulir bulir buah merah yang bergelantungan.

    Nah itu tadi beberapa tanaman yang bersemi kembali di sekitaran rumah kami. Tentu saja kita berharap pandemi ini segera berakhir, tetapi kadang perlu juga mencari hal positif dari masa wabah ini agar tidak stress. Bertanam bisa jadi salah satu alternatif hal positifnya. Selamat menanam.


               Salam menanam,





    Continue Reading

    Tidak terpikirkan sebelumnya rumah kami bisa berhias taman bunga matahari secantik ini. Selama pandemi korona, waktu memang lebih banyak dihabiskan di rumah. Yang dulunya rumah hanya seperti tempat untuk tidur, sekarang rumah penjadi pusat melakukan banyak hal sepanjang hari. Menanam salah satunya.



    Banyak yang bilang saat pandemi seperti ini yang paling laris dan trend adalah ‘pit dan pot’ setelah tik tok tentu saja. Hehe.. Pit itu bahasa Jawa untuk sepeda dan pot itu maksudnya semua yang berkaitan dengan kegiatan tanam menanam. 

    Dampaknya bagus juga. Rumah – rumah jadi semarak dengan yang ijo – ijo. Berjajar pot – pot dengan berbagai bunga atau sayuran. Demikian juga rumah kami. 



    Sebenarnya bapaknya anak-anak dan sulung saya itu memang sudah hobi menanam sejak dulu. Setiap jalan-jalan piknik, yang mereka cari itu toko yang jual tanaman atau alat pertanian. Berbagai sayur dan buah sudah dicoba ditanam. Kali ini mereka katanya mau menanam banyak bunga matahari di depan rumah. Semua warga rumah pun jadi bersemangat dengan ide tersebut.

    Persemaian

    Pertama menyiapkan persemaian. Rumah kami bukan berada di dataran tinggi yang subur, jadi persemaiannya harus di buat dulu dari tanah yang gembur beli dari toko pertanian. Daerah kami cukup panas dan kering, saat biji muncul jadi kecambah bisa kurang optimal kalau langsung disebar di tanah depan rumah yang konturnya keras.



    Biji – biji bunga matahari yang akan kami tanam adalah pemberian seorang teman. Biji itu lalu kami semai di polybag – polybag kecil yang telah diisi tanah gembur yang sudah dibeli kemaren dulu. Ujung  bawah biji kuaci yang lancip dibenamkan ke tanah dan bagian atas kuaci dimunculkan sedikit dari permukaan tanah.



    Sirami dengan siraman lembut saja. Tiga empat hari kemudian muncullah kecambah bakal anakan bunga matahari.

    Penanaman

    Kami memindah tanaman bunga matahari setelah kecambah – kecambah itu menjadi semakin tinggi. Tanah depan rumah yang akan jadi tempat menanam dipaculi dulu kemudian dibuat jadi dua galengan. Dengan dibuat galengan, tanaman tidak terendam air saat hujan dan lebih rapi juga.



    Buat lubang – lubang kecil untuk menanam anakan bunga matahari. Satu lubang kami isi dengan dua tanaman anakan. Idealnya satu lubang untuk satu anakan yaa. Tapi semaian biji kami terlalu banyak padahal tempat terbatas. Sampai sebagian diberikan ke tetangga. Duh, saking semangatnya menanam.

    Perawatan

    Untuk pupuk, kami menggunakan pupuk kandang. Beberapa saudara ada yang memelihara kambing, jadi kami bisa minta limbahnya untuk pupuk.



    Tentu saja tidak lupa disirami secara teratur. Tugasnya anak-anak ini. Mereka tidak bosan – bosan menanyakan kapan bunganya muncul dan mekar. Padahal muncul bunganya sekitar dua bulanan kemudian.

    Jangan lupa mencabuti rumput-rumput liar di sekitar tanaman bunga. Saat bunga – bunga meninggi, kita juga bisa mengambili daun-daun kering di bagian bawah agar tampilannya lebih segar.



    Yeaay akhirnya bunga- bunga matahari itu bermekaran. Senengnya melihat kuncup – kuncup bermunculan dan mekar jadi bunga indah berwarna kuning cerah. Bunga matahari yang kami tanam ini modelnya yang tidak bercabang gitu. Tapi kelopak bunganya lebih besar dan warnanya lebih cerah.  Kalau di googling bunga matahari kami termasuk bunga matahari kategori tinggi, tapi nama pastinya saya kurang faham. Karena ternyata jenis bunga matahari itu banyak juga.

    Bunga matahari atau dalam bahasa Inggris 'Sunflower' ini masuk dalam genus Helianthus - 'helios' artinya matahari dan 'anthos' artinya bunga. Bunga dalam genus Helianthus ini terdiri hampir 70 spesies yang berbeda. Dan saya masih harus lebih banyak belajar Biologi rupanya untuk menentukan jenis spesies apa bunga matahari di rumah saya ini  :)

    Dulu kami pernah diberi saudara biji bunga matahari mammoth Jepang. Kuacinya besar dan katanya bunganya nanti juga mekar besar. Tapi waktu itu kami gagal, sebagian kuacinya tidak tumbuh dengan baik, sebagian lain habis dithotholi pithik eh ayam.. ayam.

    Makanya kali ini kami senang sekali ketika bisa berhasil sampai mekar. Menjadi hiburan tersendiri saat melihat pertumbuhan bunga atau berfoto-foto di antara bunga indah. Gadis saya berfotonya sudah seperti piknik  ke taman bunga saja.

    Manfaat  Bertanam Kami

    “Ngopo buu nanduri kembang garbo gitu, mbok ditanduri lombok nopo terong rak kenging ge masak”, hehe tukang sayur langganan protes. Dia memang sudah akrab dengan ibuk-ibuk di lingkungan kami. Maksudnya : Buat apa to bu kok menanami depan rumah dengan banyak bunga matahari gitu, kan lebih baik ditanami cabe atau terong kan bisa untuk masak. Kami tertawa saja dengan protesan mas sayur.

    Memang kekurangan dari menanam bunga matahari adalah pada postur tanamannya yang meninggi dengan banyak daun. Bisa seperti menutupi rumah kalau depan rumahnya sempit. Apalagi kalau menanamnya tidak rapi. Beruntung , lahan pelataran kami cukup luas. Cita-cita kami berikutnya adalah bisa menanam bunga matahari yang jenis dwarf. Yang katanya sudah bisa berbunga walaupun batangnya pendek.


    mengambil kuaci


    Sekarang bunga-bunga matahari depan rumah itu sudah mengering. “Masa kejayaannya sudah habis buk,” kata sulung saya. 

    Selain dinikmati keindahannya, menanam bunga matahari juga rupanya memberi pelajaran ke anak-anak bahwa sesuatu itu tidak selamanya indah dan manis, suatu saat masa kejayaan bisa habis. Seperti bunga matahari yang tadinya dipuja –puja indah sekarang sudah tertunduk mengering. Biji bunga matahari kami tidak sebesar kuaci yang di jual di supermarket. Satu – satu bijinya kita kumpulkan untuk mbesok kalau pengen menanam lagi.

    Beberapa teman dan tetangga ada yang minta bijinya. Termasuk mas’e bakul sayur keliling yang protes dulu dong . haha.. katanya anak perempuannya yang masih SD pengen juga punya tanaman bunga matahari. Memang pesona bunga matahari itu kelebihannya adalah membuat hati lebih ceria. Mungkin karena kuntumnya yang seperti orang tersenyum gembira dengan warna kuning cerah.

    Selain untuk foto – foto, tanaman bunga matahari jadi bisa memunculkan ide si gendhuk sulung kami untuk edit –edit jadi video. Sudah beberapa video dibuatnya . Ini nih salah satunya , pas iseng dipasang di Youtube, ternyata ribuan viewersnya hehe..berarti kan tdak jelek jelek banget :





    Menanam juga mengajarkan anak rasa optimisme. Ada proses panjang di dalamnya yang akan berhenti kalau tidak ada optimisme. Tidak setiap biji bisa berkecambah, tidak setiap anakan menjadi tanaman bunga yang kokoh berbunga cantik. Tapi kalau setiap menanam sudah takut dulu- penuh pesimisme -  jangan jangan nanti tanamannya paling bakal mati atau dientekne pithik ; ya kita tidak akan pernah berhasil. Menanam hanya akan jadi wacana.

    Bagaimana, tertarik menanam bunga matahari juga? 



    Continue Reading

    SAC adalah singkatan dari Smart Apps Creator. Ini adalah semacam pembuat aplikasi tapi versi agak instan, tidak memakai coding coding yang terlalu ribet. Apa keuntungannya untuk pembelajaran? Ini yang akan kita cari tahu.

    Belajar Membuat Media Pembelajaran Berbasis Android dengan SAC

    Guru Membuat Aplikasi Android? Apa Bisa?

    Awalnya saya juga ragu. Emak guru generasi 70 an macam saya tidak terekspose dengan teknologi secara massif dulu waktu kecil dan remaja. Jadi maklum saja jika kemudian agak lemot ketika beradaptasi dengan teknologi yang begitu pesat saat ini.

    Masa pandemi Covid 19 ini jadi pemicu untuk semakin aktif belajar berbagai metode dan teknik yang bisa diterapkan dalam pembelajaran daring. Gunanya untuk apa? Untuk murid tentu saja utamanya.

    Berbagai metode dan sarana dicoba karena ini kan memang hal yang baru untuk kita semua. Tiba-tiba saja pembelajaran harus full daring. Sedangkan keadaan murid dan orang tuanya bisa berbeda-beda. Keadaan geografis tiap tempat bisa beragam. KD yang diajarkan juga berbeda-beda. Agar bisa mencari yang pas dan tidak bosan, banyak guru sudah berusaha mencari cara dan belajar terus menerus. Salah satunya ya dengan membuat aplikasi di platform SAC ini.

    Saya bisa! Sebenarnya kaget juga ketika akhirnya aplikasi buatan saya ini bisa dijalankan di HP. Meski tampilan belum bagus banget, tapi saya sudah yang ber-WOW dengan bahagia berkali – kali !

    Manfaat SAC dalam Pembelajaran

    Menurut saya ada beberapa manfaat yang dapat kita peroleh saat menggunakan SAC sebagai media pembelajaran:
    • Murid jadi tidak bosan dengan cara belajar yang itu-itu saja. Dengan SAC pembelajaran bisa jadi lebih menarik. Dan saat murid merasa senang, pembelajaran jadi mudah diserap.
    • Jika pembuatnya kreatif, aplikasi ini tampilannya bisa seperti game-game yang menarik. Bisa berisi materi dan quiz seperti petualangan tetapi dikaitkan dengan pembelajaran. Kalau produk saya sendiri sih belum bisa sekeren itu. Masih perlu banyak belajar. Tapi di luar sana sudah ada beberapa guru yang bisa mengemas pembelajarannya seperti game interaktif yang menarik sekali tampilannya.
    • Bisa dijalankan tanpa koneksi internet. Ini keuntungan lain memanfaatkan SAC. Aplikasi jadi yang sudah saya buat, saya kirim lewat WA kemudian murid bisa menginstalnya di gawai mereka masing-masing. Bisa dipakai belajar berulang-ulang tanpa koneksi internet.

    Jika dieksplore lebih intensif, saya yakin manfaat membuat media pembelajaran dengan SAC ini akan bisa jadi lebih banyak.

    Cara Membuat Media Pembelajaran dengan SAC

    Step-step yang akan saya bagikan ini bukan seperti tutorial yang para master lho ya. Ini lebih hanya berupa sharing-sharing saja ala emak-emak yang sedang belajar. Untuk tutorial yang lebih detail,silakan  bisa Googling. Versi video tutorial di Youtube juga banyak, kalau saya, lebih suka mengikuti FB SAC Indonesia dan tutorialnya JAVA WAYANG di Youtube. Lengkap dan mudah diikuti.

    Ceritanya, saya itu kan bulan Juni dan Juli ini ikut pelatihan daring GUMUN (Guru Mengajar Nusantara) Batch 2 tahun 2020. Dikdar ini diinisiasi oleh Bapak Ketua Gumun, Bapak Sri Wahono, S.Pd. dan hebatnya dikdar ini didukung oleh Balai Bahasa Jawa Tengah. Pesertanya tidak hanya guru saja, kelompok saya ada yang dosen, widyaiswara dan pegawai Dinas Linkungan Hidup. Tidak juga hanya untuk orang Jawa saja, Instruktur saya, Ibu Sandra Dewi, S.Pd, berasal dari Solok, nunjauh di Pulau Sumatra sana.

    Ini dia yang saya lakukan untuk menyusun media pembelajaran dengan SAC :
    1. Tentukan KD atau materi yang akan kita susun dalam SAC. Kalau saya, KD Expressing Advice yang saya pilih. Ini karena KD inilah yang pertama kali akan saya sampaikan di tahun ajaran ini. Pada dasarnya semua mapel dan semua jenjang bisa dibuat dengan SAC ini. Ada yang matematika untuk SMK, ada yang pelajaran Rukun Iman untuk SD, ada Sejarah Indonesia untuk SMP, TK – PAUD pun bisa.
    2. Tulis isi materi pembelajaran dan soal latihan di MS Words. Kata-katanya model ringkas saja untuk bagian materi. Untuk soal bisa berbentuk pilihan ganda, menjodohkan atau model lain. Kalau saya memakai model pilihan ganda dengan empat pilihan jawaban.
    3. Siapkan video jika menggunakan. Berbentuk MP4. Saya menggunakan video pembelajaran di Portal Rumah Belajar tentang Expressing Advice. Saya memilih menggunkan metode video yang sudah saya download. Bisa juga menautkan link video di Youtube. Video saya hanya sekitar 3 menitan saja karena aplikasi akan jadi berat jika videonya terlalu panjang. Malah menurut saya dua menitan saja sudah cukup. Karena video saya cukup besar, saya compress dulu agar lebih ringan. Dan hasilnya saat dijalankan di SAC bisa lancar.
    4. Siapkan file suara MP3 jika menggunakan. Kalau saya menggunakan file suara untuk kegiatan latihan listen and repeat. Jadi di aplikasi saya itu ada bagian dimana siswa dapat mendengarkan suara berbahasa Inggris saat mereka memencet gambar, lalu siswa mengikuti kata itu.  Kata dan frase berkaitan dengan ungkapan saran yang sedang dipelajari. Ini bagian yang paling oke dari SAC menurut saya.
    Continue Reading
    Sahabat Belajar, kali ini kita akan belajar tentang ‘Giving Examples in English’ – Berlatih bagaimana cara memberi contoh dalam bahasa Inggris. Semangaat! Smile and keep your spirit up, okay?


    Introduction

    Memangnya apa sih pentingnya memberi contoh?

    Jadi begini, saat kita berbicara atau menulis, topik dan ide yang kita bicarakan kan bisa beragam. Kadang ide atau topik yang terlalu umum kurang bisa menjelaskan secara jelas kepada pendengar atau pembaca.

    Misalnya begini , kita hanya mengatakan; “Untuk meningkatkan sistem imun tubuh di saat pandemi Covid-19, kita sebaiknya memakan buah-buahan yang kaya vitamin C.”

    Buah-buahan yang kaya akan vitamin C itu banyak jenisnya. Akan lebih jelas jika kita memberi dua, tiga contoh, apa saja sih buah-buahan yang kaya vitamin C itu.

    Perhatikan kalimat dengan disertai contoh berikut:
    Untuk meningkatkan sistem imun tubuh di saat pandemi Covid-19, kita sebaiknya memakan buah-buahan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, lemon, dan jambu biji.

    Atau dalam bahasa Inggris kita bisa mengatakan:
    To strengthen our immune system during this Covid-19 pandemic, we should consume fruits with high vitamin C, for example, oranges, lemons  and guavas.


    Salah satu cara untuk menjelaskan ide kita dengan lebih jelas adalah dengan memberi contoh (giving examples). Memberi contoh yang sesuai akan membuat ide pemikiran kita menjadi lebih nyata, jelas dan komprehensif bagi pendengar atau pembaca.

    Phrases/Words to Introduce Examples

    Dalam bahasa Inggris, ada beberapa frase atau kata yang dapat kita gunakan untuk mengawali contoh-contoh yang akan kita berikan, misalnya :

    for example
    dalam bahasa Indonesia artinya ‘contohnya....’ . Setelah frase example berikan beberapa contoh yang sesuai. Jika ‘for example’ berada di awal kalimat, beri tanda koma (,) setelahnya. Jika ‘for example’ ini kita pakai di tengah kalimat, letakkan koma (,) di depan dan belakangnya.

    Contoh :
    • At first, Henry Ford was not very satisfied with his automobile innovation. For example, the car did not look impresive and were not provided with a brake system, as well as they were still expensive.
    • English was also spoken by the UK ex-occupied countries, for example, the United States, Canada, Australia and New Zealand.

    Saat frase ‘For example’ digunakan di awal kalimat, itu artinya kita akan mencoba memberi contoh dengan kalimat yang lebih lengkap, tidak hanya berupa daftar beberapa items saja.

    Ketika frase dipakai di tengah kalimat, frase tersebut diikuti daftar beberapa items sebagai contoh. Perhatikan contoh kedua diatas : The United States, Canada, Australia and New Zealand  - itu hanya berupa daftar contoh negara bekas jajahan UK, berupa daftar saja bukan berupa kalimat lengkap.

    for instance
    Penggunaannya sama dengan frase ‘for example’.
    Contoh :
    • There are many interesting places to visit in the city. For instance, the botanical garden has numerous displays of plants from all over the world.
    • There are many interesting places to visit in the city, for instance, the botanical garden, the central park or the art museum.

    such as
    Frase ‘such as’ hanya dipakai di tengah kalimat. Beri tanda koma sebelum ‘such as’ dan tidak usah diberi tanda koma sesudahnya.
    Contoh:
    • I prefer to wear casual clothes, such as jeans and T-shirts.
    • Some countries, such as Brazil and Canada, are big.

    e.g. dan i.e.
    Frase e.g. berasal dari bahasa Latin yaitu ‘exempli gratia’ yang artinya : contohnya. Frase ini digunakan untuk memberi daftar beberapa contoh.
    Sedangkan frase i.g. singkatan dari ‘id est’ yang artinya ‘that it’.
    Contoh :
    • The names of some newspapers are nationally known here in Indonesia, e.g., Kompas, Tempo and Jawa Pos.
    • Boys and girls between 13 and 19 years old are fickle, i.e., they are easily influenced by the environments, friends and current trends. 
    Bisa juga frase ini diletakkan dalam tanda kurung  (parentheses) contoh :
    My bussiness plans involve trips to several cities (e.g., Toronto, Montreal, Winnipeg, Saskatoon and Calgary)

    Setting Good Example

    Dalam memberi contoh, kita sebaiknya memilih contoh yang sesuai dengan hal yang akan kita jelaskan. Jangan melenceng dari kalimat utamanya. Tapi juga jangan terlalu bertele-tele. Contoh sebaikya secukupnya saja dan mendukung kalimat utamanya.

    Coba perhatikan contoh kalimat berikut, perhatikan contoh mana yang tidak sesuai. Nomor satu menjadi contoh:
    1. My mom plans to buy some new kitchen utensils, such as knife, steamer,screwdriver and frying pan. We cook  a lot at home during this pandemi outbreak.   The example which is not suitable is : screwdriver. Yess, benar screwdriver itu tidak termasuk peralatan dapur, jadi tidak cocok untuk dijadikan contoh.
    2. The famous emperors, for instance, Alexander the Great, Julius Caesar, Napoleon Bonaparte and George Washington, are written in most textbook for History subject.
    3. By the end of the 5th century, English was spoken not only by peoples of the British Isles, but also the UK ex-occupied countries, for example, the United States, Canada, Thai, New Zealand, Australia and South Africa.

    Selanjutnya coba perhatikan dialog berikut. Apakah contoh yang diberikan sudah tepat? Praktekkan dialog berikut dengan temanmu :

    Josh   :  What are you thinking about? Is something bothering you?
    Rose   :   My mother s going to celebrate her birthday next week. I’m thinking about what would be the best gift for her. What do you think, Josh?
    Josh   :   There is a range of birthday present choices, for example, flowers, chocholates, her favourite foods or jewellery. 
    Rose   : Sounds like a good idea. Will you go with me to the gift shop?
    Josh   :  Sure, I’ll drive. Let’s go then.

    Dalam dialog tersebut, Josh memberi contoh tentang hadiah apa yang sesuai diberikan untuk ibunya Rose yang akan berulang tahun. Ada banyak pilihan hadiah ulang tahun, contohnya bunga, cokelat, makanan favoritnya atau perhiasan. Contoh yang sesuai bukan?

    Untuk berlatih ungkapan memberi contoh ini, ayo kerjakan quiz berikut ini. Let’s get some practice!



     Materi giving examples di atas adalah bagian dari Penilaian Akhir Tahun. Materi lain untuk Penilaian Akhir Tahun materi Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas XI adalah :


    • Hortatory Exposition Text

    Berlatih menjawab pertanyaan berdasar teks berbentuk  Hortatory Exposition. Teks berkaitan dengan isu lingkungan hidup dan gaya hidup terkait adanya wabah covid-19.

    Gaya hidup mendukung green-living, gaya hidup yang peduli lingkungan, misalnya memilah sampah, mendaur ulang sampah atau mengurangi penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari. Sedangkan gaya hidup yang sehat misalnya tidak merokok, makan makanan sehat dan mengurangi junk food. Dengan gaya hidup yang sehat, immune tubuh akan meningkat sehingga mengurangi resiko terjangkit virus korona.

    Untuk mengingat generic structure materi hortatory exposition dapat dibaca di tautan berikut :
    Creating-hortatory-exposition-text.html

    • Learning English through Songs

    Berlatih menjawab pertanyaan berdasar  syair lagu berbahasa Inggris. Lagu berbahasa Inggris yang dipilih adalah lagu yang mengandung inspirasi atau pesan moral yang baik misalnya I Have a Dream atau Heal the World.

    Hal yang ditanyakan bisa tentang topik dari syair lagu tersebut, arti kosakata atau pesan moralnya (the message of the song). Untuk mengingat latihan tentang lagu, dapat di klik di tautan berikut:
    Lets-learn-english-through-songs.html

    Selamat belajar. Jangan lupa , belajarnya di rumah aja. Tetap jaga kebersihan, rajin olah raga dan beribadah. Good Luck for the upcoming test!

      Salam Belajar,


    Continue Reading

    Technology is just a tool. In terms of getting the kids working together and motivating them, the teacher is the most important. – Bill Gates.



    Teknologi itu hanyalah alat. Tujuannya untuk membuat anak-anak bisa bekerja sama dan memotivasi mereka, anda – sebagai guru –tetap  yang paling penting.
    Setujukah anda semua dengan ‘quote’ tersebut?

    Orang sesukses dan secanggih Bill Gates menyatakan bahwa guru lah yang utama. Jika kita memanfaatkan teknologi untuk media pembelajaran,  itu hanyalah alat. Maka, sebuah media, secanggih apapun – ide otak tercanggih utamanya adalah : guru. 

    Guru adalah content creator terbaik yang paling mengerti apa yang dibutuhkan oleh murid-muridnya. Membuat konten tidak hanya masalah kurikulum, di situ harus dilibatkan juga pandangan dan perasaan guru terhadap kemampuan dan karakteristik muridnya.

    Termasuk dalam pemanfaatan blog ini. fokus utamanya adalah di konten anda. Isi dengan konten yang sesuai dan yang penting bisa memotivasi siswa untuk belajar lebih baik. itulah mengapa saya pede memakai media blog ini. Walaupun teknologinya sederhana, tapi sudah cukup membantu untuk memotivasi siswa belajar bahasa Inggris. 

    Adakah anda sudah mempunyai blog? Beberapa guru mungkin malah sudah mempunyai blog yang sudah TLD, menggunakan hosting berbayar, yang tentu saja kualitasnya lebih baik. Saya sendiri masih nyaman menggunakan blog gratisan dari Blogger, Alhamdulillah sejauh ini masih lancar di pakai untuk pembelajaran. Bisa juga dipakai untuk menulis artikel-artikel lain untuk saya mengembangkan belajar menulis.

    Mempunyai blog juga membantu saya saat sekolah di harusnya dilakukan secara jarak jauh selama  adanya wabah covid 19 ini. Saya menggunakan blog sebagai media untuk pembelajaran jarak jauh.

    Apa itu blog?

    Kalau secara teknis, blog itu singkatan dari web log. Sederhananya, blog itu seperti kita membuat website pribadi, seperti punya penerbitan majalah atau buku secara online milik kita sendiri.

    Weblog atau blog dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran yang bersifat opensource mudah untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Melalui blog, siswadapat mengakses informasi belajar dan meningkatkan keterampilan teknologinya, berbagi dan menggunakan ulang konten-konten pembelajaran.

    Kelebihannya:
    1. Bisa gratis. Yang paling sering dipilih adalah Wordpress atau Blogger. Saya pakai Bogger.
    2. Mudah bagi guru untuk mengisi konten
    3. Mudah disisipi gambar atau video pendek
    4. Mudah ditautkan dengan Channel YouTube kita atau Google Form yang kita buat.
    5. Siswa mudah mengakses, rata –rata template di blogger sudah mobile friendly. Mudah  dan ringan diakses lewat HP.
    6. Siswa dengan mudah dapat mengakses ulang sewaktu-waktu ingin mempelajari ulang.
    Sebelum wabah ini, saya sudah menggunakan blog untuk beberapa KD. Tidak semua KD pakai blog agar tidak bosan. Bisa dipakai bergantian dengan media lain.

    Untuk keadaan wabah ini, saya bisa memanfaatkan blog untuk pembelajaran jarak jauh secara daring. Siswa bisa membaca materinya dulu, mengamati gambar, mendengarkan video pembelajaran yang saya tautkan ke blog. Baru kemudian siswa mengerjakan latihan dengan soal yang saya buat di Google Form kemudian ditautkan ke blog.

    Google form bisa untuk membuat soal berbentuk pilihan ganda atau esay, bisa juga meminta untuk mengumpulkan dalam bentuk gambar atau rekaman suara. 



    Bisa juga, setelah mempelajari materi di blog, siswa diminta mengunggah karya atau penampilan mereka melalui instagram post dengan hastag tertentu dan mention gurunya.

    Disamping kelebihan tersebut, menggunakan blog dalam pembelajaran juga mempunyai kekurangan. Salah satunya adalah komunikasi dua arahnya agak terbatas dan kurang luwes. Kolom komentar di blog memang membantu, tetapi kalau muridnya ratusan dari berbagai kelas seperti saya, komunikasi dua arah lewat kolom komentar di blog kurang membantu.

    Untuk menyiasatinya, kita bisa mengkombinasikan dengan media  lain, seperti WA group, Ig, atau Zoom. Bisa disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan siswa.

    Karena ada beberapa rekan guru yang bertanya, berikut ini saya coba share cara membuat blog, membuat artikel dan menautkan Google Form ke blog. Saya bukan profesional blogger, jadi ini hanya berupa penjelasan sederhana saja berdasar pengalaman. Semoga ada sedikit manfaat.

    Cara membuat blog Membuat Blog

    Bagi yang ingin mempunyai blog di laman Blogger.com , begini cara membuatnya:
    1. Klik blogger.com
    2. Kik tombol buat blog (atau get started)
    3. Mengisi form, nanti diminta ngisi alamat email, nama panggilan, ulang tahun, dan verifikasi chaptcha. Klik lanjutkan
    4. Mengisi data blog yang akan dibuat. Nati diminta untuk menuliskan judul blog anda dan alamat url nya. Klik lanjutkan
    5. Pilih template, atau tema tampilan.ada banyak pilihan. Klik lanjutkan.
    Atau bisa juga anda search video tutorial membuat blog di internet untuk lebih jelasnya.

    Cara Menulis Artikel Untuk Konten di Blog

    Secara dasar, begini cara saya menulis artikel di blog : 
    1. Klik bagian new post 
    2. Tulis bagian judul
    3. Isi bagian tengahnya. Bisa menulis langsung. Bisa ditulis dulu di Ms. Words trus di copy. Masuk kembali ke Blogger, pakai paste special – paste as plain text. Saya pernah di beritahu teman bahwa dengan cara ini, artikel kita tidak akan dianggap jiplakan.
    4. Bisa disisipkan gambar atau video.
    5. Bisa di tautkan (embed) dengan soal online yang mudah dibuat di google form.
    6. Bisa juga di tautkan (embed) dengan video pembelajaran kita yang sudah di upload di youtube.
    Berikut contoh tampilannya di blog saya :

    Desain Pembelajaran dengan Media Blog

    Alur pembelajaran melalui media blog, pada dasarnya bisa mengikuti pola pembelajaran Blended Learning. Sintak blended learning bisa terdiri dari tiga hal utama
    Seeking of Information (Pencarian informasi)
    Aquisition of information (menemukan, memahami, serta mengkonfirmasi informasi yang didapat dengan ide atau gagasan yang ada di pemikiran siswa kemudian menginterpretasikannya)
    Synthesizing of knowledge (mengkonstruksi ide -ide dan hasil interpretasinya bisa menggunakan fasilitas online/offline)
    Berikut ini bagan Learning Path Model Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Blog dari modul Rancangan Model Pembelajaran Blended Learning dengan Menggunakan Blog di Sekolah Inovatif yang diterbitkan oleh Pustekom Kemendikbud tahun 2019 :
    Untuk proses mencari informasi, selama pembelajaran jarak jauh ini, siswa melakukannya secara mandiri. Guru memberikan tautan blognya ke siswa untuk dipelajari di rumah. Materi blog saya sesuaikan dengan KD di kurikulum. Saya mengajar bahasa Inggris, jadi untuk memperkaya materi, saya menambahkan gambar, podcast , video pembelajaran dan latihan soal sederhana. Hasil rekapan latihan soal dapat kita akses di akun kita di Google Form dan bisa dijadikan nilai tugas.
    Contohnya di tautan ini
    Making-Appointment-by-Phone-html.

    Selanjutnya lakukan proses aquisition on information dengan diskusi online. Kalau saya, kegiatan ini saya lakukan dengan memanfaatkan kolom komentar, atau lewat WA group. Cara itu lebih mudah diakses oleh murid-murid saya. Idealnya memang video conference, tetapi murid kami mengeluh sulit mengaksesnya, alasannya karena sulit sinyal atau minim kuota internet. Keaktifan siswa saat diskusi online ini dapat kita jadikan nilai observasi.

    Proses terakhir adalah synthesizing of knowledge. Kegiatan ini juga dilakukan secara online. Siswa diminta mengunggah hasil presentasi mereka untuk diunggah ke berbagai platform, bisa lewat blog, e mail, atau upload ke media sosial lain. Sesuaikan dengan tagihan dalam KD tersebut.

    Misalnya untuk KD Menulis Hortatory Exposition, tagihannya adalah berupa tulisan. Dalam hal ini saya meminta siswa memfoto hasil tulisan mereka kemudian meng upload karya mereka melalui blog. Anda dapat amati di tautan berikut :
    Creating-Hortatory-Exposition-Text.html

    Atau di lain waktu saya meminta siswa mengupload video cover lagu mereka melalui Instagram post atau YouTube saat belajar KD tentang Song.

    Itulah sedikit sharing mengenai pemanfaatan blog yang saya manfaatkan untuk media pembelajaran jarak jauh. Saya merasa beruntung sekali sudah mengenal blog sejak dua tahunan ini. Banyak belajar juga dari kelompok blogging seperti 1M1C dan Pasukan Blogger JA. Dengan bergabung komunitas blogger seperti itu, kita akan semakin banyak belajar cara mengembangkan blog kita. Di sana banyak blogger, yang sudah expert di bidangnya,  berbagi pengalaman mereka dalam dunia blogging.

    Materi ini saya sampaikan ketika diminta menjadi pembicara di acara Temu Pendidik Online melalui KulWap di WA Group Komunitas Guru Belajar Wonogiri. Sebenarnya saya itu kurang pede dan sudah menolak berkali-kali hehe.. karena sadar pengetahuan blog saya itu masih sederhana saja. Ndredeg itu pasti. Waduuh..jam rasanya lambat sekali waktu itu. Ini pengalaman saya pertama kali menjadi narasumber untuk sebuah pertemuan online. 

    Alhamdulillah akhirnya selesai juga sesi tersebut, legaa. terimakasih KGB Wonogiri, yang selalu membesarkan hati saya bahwa walaupun pengetahuan dan pengalaman saya tentang media blog ini masih sederhana, tapi bisa saja itu bermanfaat bagi guru lain yang belum menggunakan nya. Berbagilah walau sedikit dan sederhana kata mereka.

    Yess, teknologi memang penting. Dan saat ini adalah waktu terbaik kita untuk belajar mengaplikasikannya di kelas kelas daring kita. Di rumah kita sendiri.

    Tapi pada akhirnya secanggih apa pun media yang kita pakai dalam pembelajaran., Peadagogy should always come first! 

    Keilmuan pengetahuan kita akan materi pembelajaran dan proses pembelajaran sesuai murid kita, itulah yang harus dimulakan. Baru kemudian pilih media yang paling sesuai dengan kebutuhan KD, kemampuan guru dan kemampuan siswa serta orang tuanya. Mendidik adalah ruh utamanya.

    Seperti tema Hardiknas 2020 ini, bapak Menteri Pendidikan mengharap kita semua bisa belajar dari Covid 19. Untuk pendidikan yang lebih baik di kelas-kelas kita.


     Salam Belajar,



    Continue Reading
    Hi, Sahabat Belajar. How are you today? Feel bored? I see, sometimes I feel that way too. Let's cheer up with a song.
    Sahabat Belajar semoga kabarnya baik-baik saja yaa. Mungkin beberapa mulai jenuh karena sudah beberapa pekan harus belajar di rumah akibat meluasnya wabah Corona.

    Ayo kali ini kita belajar bahasa Inggris dengan cara yang lebih menyenangkan. Melalui lagu! Let’s sing together!

    Memangnya apa saja sih manfaat belajar bahasa Inggris melalui lagu? Ada banyak, lho. Coba Sahabat amati beberapa keuntungannya di bawah ini.

    1. LEARN THE VOCABULARY IN EASY WAY;  Saat mendengarkan lagu berbahasa Inggris sahabat akan mendengarkan banyak kosakata yang biasanya bersifat bahasa sehari-hari para native speaker (penutur asli).  Pilih lagu yang maknanya bagus. Daan rajin cari artinya di kamus ya.
    2. KNOW HOW TO PRONOUNCE IT ;  Menyimak musik berbahasa Inggris akan membantu sahabat untuk lebih familiar dengan bunyi-bunyi kosakata dalam Bahasa Inggris. Pilihlah penyanyi native speaker sehingga bunyi pengucapannya lebih sesuai. Cobalah ikuti cara penyanyi membunyikannya lagu itu, semirip mungkin. Di situlah sahabat belajar mendengarkan sekaligus mengucapkan banyak kata dalam Bahasa Inggris dengan tepat.
    3. SONGS HELP YOU TO MEMORIZE THE ENGLISH WORDS AND STRUCTURE;  Saat lagu berbahasa Inggris itu didengarkan dan dibunyikan beberapa kali, dengan sendirinya kata atau bentuk kalimat berbahasa Inggris akan lebih melekat di otak. Lagu mempunyai karakteristik menarik yang dengan sendirinya mudah diikuti iramanya.
    4. FIND THE MESSAGE OF THE SONG HELPS YOU TO BE WISER;  Carilah pesan moral dalam lagu. Apakah itu sesuatu yang menginspirasi, memberi semangat untuk belajar, mengajak berbagi atau peduli sesama. Jadi pandai pandailah memilih dan memilih lagu yang sesuai dengan usia sahabat. Lagu yang berisi kekerasan dan banyak kata mengumpat, sebaiknya dihindari, hentikan mendengarkan ulang. Be smart to choose the best song for you.

    LET’S GET SOME PRACTICE
    Nah, setelah mengetahui manfaat belajar bahasa Inggris melalui lagu, yuk sekarang kita coba dengarkan sebuah lagu berjudul Heal the World by Michael Jackson.

    Lagu ini kembali dirilis di YouTube belum lama ini. saat dunia sedang berduka dan berjuang melawan pandemi Virus Corona Covid-19. Video klipnya pun dibuat dengan cuplikan cuplikan kejadian wabah corona di beberapa negara.

    Lagu ini sebenarnya lagu lama yang dirilis oleh penyanyi yang benama lengkap Michael Joseph Jackson. Penyanyi terkenal ini lahir di Indiana, Amerika Serikat pada 29 Agustus 1958. Michael Jackson telah meninggal 25 Juni 2009 yang lalu pada usia 50 tahun di Los Angeles, Amerika Serikat.

    Lagu Heal the World, yang kalau diartikan secara harafiah berarti ‘Menyembuhkan Dunia’. Lagu ini pada awalnya dulu dirilis  pada tahun 1991 dan masuk dalam album Dangerous yang  menjadi salah satu album musik laris di dunia. (Sumber Wikipedia)

    PRE LISTENING ACTIVITY

    Sebelum mendengarkan lagunya, sahabat coba artikan frasa-frasa berikut ke bahasa Indonesia. Siapkan kertas dan bulpenmu, ayo tuliskan artinya.

    Frasa – frasa ini akan muncul di lagu yang akan sabahat dengarkan. Ayoo semangaat.
    Soal pre listening activity:
    Transalate into Bhs.Indonesia
    1. Make a better place : .... 
    2. The entire human race :  .....
    3. Brighter than tomorrow :  ......
    4. There’s no hurt  or sorrow: .....
    5. There are people dying:  ......
    6. Care enough for the living:  .....
    7. Love’s enough for us growing :  .....
    8. Create a world with no fear :  ....
    9. Together we’ll cry a happy tears :  ....
    10. There's love that cannot lie : ....
    Bagaimana sudahkah sahabat mengetahui artinya? Kalau masih bingung, Sahabat dapat memilih arti katanya di gambar berikut:

    LISTENING ACTIVITY

    Sekarang, cobalah sahabat dengarkan lagunya di video klip berikut. Ikutilah lagunya sesuai pengucapan penyanyinya.

    Sambil mendengarkan, cobalah kalian urutkan potongan – potongan acak lagu berikut menjadi urutan lirik lagu utuh yang tepat.  Tulis urutan versi mu di selembar kertas.
     A.
    there are ways to get there
    if you care enough for the living
    make a little space
    make a better place
    B.
    There’s a place in your heart
    And I know that it is love
    And this place couldbe much
    brighter than tomorrow
    and if you really try
    you’ll find there’s no need to cry
    in this place you’ll feel
    there’s no hurt or sorrow



    C.
    heal the world   (#chorus)
    make it a better place
    for you and for me
    and the entire human race
    there are people dying
    if you care enough for the living
    make a better place for you and for me
    D.
    then it feels that always
    love’s enough for us growing
    make a better world
    make a better world
    heal the world  #chorus  -  for you and for me
    E.
    if you want to know why
    there’s love that cannot lie
    love is strong
    it only cares of joyful giving
    if we try we shall see
    in this bliss we cannot feel
    fear or dread
    we stop existing and start living
    F.
    We could fly so high
    Let our spirits never die
    In my heart I feel you are all my brothers
    Create a world with no fear
    Together we’ll cry happy tears
    See the nations turn their sword into plowshares
    G.
    We could really get there
    If you care enough for the living
    Make a little space
    To make a better place
    #chorus
    H.
    And the dream we were concieved in
    Will reaveal a joyful face
    And the world we once believed in
    Will shine again in grace
    Then why do we keep strangling life
    Wound this earth, crucify its soul
    Though it’s plain to see
    This world is heavenly
    Be God’s glow

    Bagaimana? Apakah sahabat sudah bisa menebak urutan lirik lagunya dengan tepat?
    Sebagai petunjuk, mari kita amati isi lagu tersebut mulai dari bait awal sampai akhir.\

    Pada awal bait, si penyanyi meyakinkan pada kita bahwa tiap diri kita sebagai manusia itu pada dasarnya baik dengan hati penuh cinta pada sesama. Dan dunia kan menjadi lebih cerah dibanding hari esok (and this place could be much brighter than tomorrow).

    Kalau setiap kita mencoba untuk lebih mengutamakan cinta kasih pada sesama, maka nantinya tidak perlu menangis. Tidak akan ada lagi rasa sakit dan kesedihan  (there’s no hurt or sorrow).

    Penyanyi terus meyakinkan bahwa akan ada banyak jalan menuju ke kehidupan yang indah itu. Asal kita mau peduli pada kehidupan (if you care enough for the living). Memberi sedikit ruang bagi kebaikan dalam diri kita untuk membuat tempat yang lebih baik.

    Pada bagian chorus yang di ulang – ulang, terdapat kalimat yang menjadi judul lagu ini; Heal the World, menyembuhkan dunia.

    Jika lagu ini disesuaikan dengan keadaan sekarang, ibaratnya, saat ini dunia sedang sakit dikarenakan meluasnya wabah virus corona covid 19. Sudah begitu banyak orang meninggal (there are people dying) akibat virus ini.

    Wabah ini melanda di berbagai negara, dan sangat membatasi ruang gerak kita. Karena begitu berbahaya dan cepatnya persebaran virus ini, sudah sejak taggal 16 Mei 2020 kita diharuskan beribadah dan belajar dari rumah.  Sungguh keadaan yang tidak menyenangkan ya Sahabat.

    Tetapi sahabat janganlah panik dan sedih berlebihan. Alloh pasti tidak menciptakan sesuatu secara sia-sia. Pasti ada hikmah yang dapat kita petik dari kejadian ini.

    Salah satu hikmahnya adalah kita bisa belajar untuk peduli pada kehidupan untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi kamu dan aku (make a better place for you and for me).

    Di bait berikutnya penyanyi memberi harapan bahwa impian yang kita angankan (the dream we would concieved in) nantinya akan menampakkan wajah wajah yang riang dan bersinar dengan anugrah. Jadi mengapa kita terus menyakiti bumi dan mematikan jiwanya? (wound this earth, crucify it’s soul). Jangan terus menyakiti bumi.

    Ini waktunya kita merenung, berhenti sejenak. Mungkin saja kita sudah sering tidak menjaga bumi. Kurang  serius menjaga lingkungan dan kebersihan. Terlalu sibuk dengan hal duniawi sampai lupa mengamati bahwa bumi kita itu sesungguhnya sangat indah (the world is heavenly). Indah lingkungannya, maupun indah penghuninya.

    Maka inilah waktunya kita untuk bisa terbang lebih tinggi (we could fly so high). Menjaga agar jiwa kita tidak pernah mati.

    Yaitu jiwa yang peduli untuk tidak lagi sering mencemari lingkungan dengan semua sampah dan asap kendaraan kita. Yaitu jiwa yang peduli untuk menghargai kehidupan sebagai pemberian Tuhan.

    Ini seharusnya mendorong kita untuk lebih bersyukur dan lebih rajin beribadah pada Yang Maha Menciptakan.

    Inilah waktunya kita semua merasa bahwa kita semua adalah saudara  (you are all my brothers). Saling peduli dan bantu untuk menciptakan dunia tanpa ketakutan (create the world with no fear).

    Antar negara pun harus saling membantu dalam kemakmuran – diibaratkan dengan plowshare atau bajak untuk bertani- , tak lagi berperang dengan pedang (swords). Bersatu melawan wabah agar segera berakhir.

    Sekali lagi, di akhir lagu, penyanyi meyakinkan bahwa kita bisa menyembuhkan dunia dengan peduli pada kehidupan.

    Misalnya saat wabah ini, sahabat tetap tertib berada di rumah. Menghentikan dulu kegiatan kumpul-kumpul. Jangan bepergian. Jika kangen dengan teman atau nenek atau saudara, sahabat bisa saling menyapa dan menghibur melalui telefon atau video call. Seperti yang ditunjukkan di bagian akhir video klip di atas.

    Jangan jadikan diri sabahat sebagai carrier virus ini. Jaga diri baik baik dan itulah bentuk kepedulianmu pada orang-orang yang kalian sayangi.

    Dan pada akhirnya, nantinya kita akan bisa membuat tempat yang lebih baik baik kamu dan aku (make a better place for you and for me). Dunia yang lebih baik.

    Soal listening activity:
    1. Urutan lagu yang tepat adalah (tulis hurufnya saja) : .... 
    2. Find some rhymes in the song.
    3. What is the message of the song?
    4. Do you like that song? Why?

    POST LISTENING ACTIVITY

    Setelah sahabat menyimak dan mengamati isi lagu Heal the World, sekarang saatnya sahabat mengerjakan latihan berikut ini. Pilihlah salah satu jawaban yang benar berdasarkan lagu di atas.

    Okay, you’re doing great !
    Sahabat, sudah berhasil belajar bahasa Inggris melalui sebuah lagu yang berjudul ‘Heal The World.’ Nyanyikan sekali lagi dengan teman atau anggota keluarga di rumah.
    Thank you very much for your attention. See you!

    Continue Reading
    Sudah hampir tiga pekan ini, hampir semua hal harus dikerjakan dari rumah. Beribadah, belajar, dan bekerja dari rumah. Work From Home, atau WFH itu... Huufttt.. Tidak mudah ternyataaa.
    Saya kalang kabut menyesuaikan diri. Ditambah gempuran berita informasi menyeramkan tentang wabah corona. Kadang jadi suudzhon sama diri sendiri.
    Jangan - jangan mulai depresi nih saya.

    Soalnya, kadang sayanya jadi mulai kayak agak linglung, mau ngerjain apaa, eh yang dipegang apa :)
    Malas juga sering tiba tiba menyerang. Effortless. Tidak semangat.

    Untuk menjaga kewarasan, harus mulai nulis nih.

    Tahap pertama, oke, saya mengaku, saya tidak sedang baik baik saja. WFH itu berat bagi saya saat ini. Mengajar lewat jempol dan laptop itu bukan saya banget. Guru lain banyak yang oke oke saja. Banyak yang lancar jayaa WFH nya. Tapi sepertinya saya tidak. Eh, belum.

    Berikutnya, let me tell you my problem.

    Sulit Konsentrasi

    Mengajar dari rumah jadi sulit dengan teriakan si kecil di sekitaran rumah. Bungsu saya masih kelas 2 MI. Masih perlu pendampingan mengerjakan tugas dari gurunya.

    Kemarin menggambar roti dibagi dua, jadi 1/2, besoknya semangka dipotong tiga bagian 1/3. Nah 1/2 dan 1/3 itu mana yang lebih banyak?! Emak harus ikut mikir pas di sininya.

    Jangan lupakan pula, si kecil beberapa kali harus ngirim video praktik baik di rumah sesuai tema. Video pas nyapu, ngaji, berjemur, sampai nari kupu kupu. Iyaa diiringi lagu kupuu kupuu yang lucuu. Saatnya emak kembali beraksi.

    Kakaknya sih sudah madrasah tsanawiyah, soal pr dari gurunya dia sudah bisa mandiri. Tapii soal teriak minta makan dan cemilan. Dua duanya sama sajaa.


    Baru mau pegang leptop sudah tanya nanti makan siangnya sama apa, boleh tidak roti di lemari tak celup milo sekarang, eh milonya harus pakai air panas ya buk. Termosnyaaa... Huufftt.. Tariik nafaas.. Letakkan kembali leptopnya.

    Masa iya mau diam saja saat dapur sudah mulai krompyangan tanda si duo krucil itu beraksi ala chef. Paling tidak kan ya harus mengawasi.

    Bapaknya di manaaa?? Sedihnya bapaknya anak anak itu karyawan swasta yang tidak menerapkan WFH. Tidak bisa di andalkan maksimal untuk hal hal tersebut di atas.

    Dan saya belum terbiasa dengan seperti itu. Rasanya frustrating!

    Tapi ada positipnya juga sih, dapur sekarang lebih meriah. Dan waktu bersama anak jadi full 24 jam. Saluut dengan para bunda full mom, yang masih bisa berbisnis dan berkarya dari rumah.

    Parno Tentang si Virus

    Mungkin karena terlalu banyak terpapar berita itulah yang membuat saya kadang jadi over paranoid soal wabah ini.

    Di tivi, koran, grup wa sampai obrolan singkat dengan tetangga isinya tidak jauh jauh dari corona, covid 19, apd, masker, angka kematian.

    Apalagi bapaknya anak anak masih tetap harus kerja di luar rumah. Rasanya tambah was was. Jangan jangaan..

    Padahal si bapak, tertib tertib saja, kalau pas pulang kerja ya langsung cuci tangan kaki di depan rumah. Langsung mandi, taruh baju kerja di tempat cucian atau dijemur. Tetap saja kekhawatiran itu ada.

    Untuk itulah saya kemudian membatasi konsumsi berita berlebih tentang wabah ini. Ya tetap waspada. Tetap stay at home -tapi tidak over parno.

    Murid Mengeluh Banyak Tugas


    Karena saya mulang di SMA, mengajarnya per mapel. Tidak guru kelas seperti di SD atau TK. Murid SMA merasa banyak banget tugasnya, setiap guru di tiap mapel memberi tugas yang berbeda.

    Itu seorang murid, namanya mas Lintang, sampai bikin video lagu #kangensekolah. Kreatif bener dia menyampaikan kegalauannya tentang banyaknya tugas online dari guru sampai otak panas. Wkwk..bisa aja kamu nak.

    Karena tugas itu di kerjakan mandiri di rumah. Banyak siswa yang keteteran. Merasa mengerjakan sendirian itu yang membuat lebih berat. Banyak dari mereka mulai kangen teman temannya.

    Iya benar sekarang mereka bisa berkomunikasi dengan gawai mereka, tapi tetap saja mengerjakan bersama teman sambil gojekan di kelas itu lebih menyenangkan. Dan tidak merasa berat.

    Guru dilema juga, di satu sisi harus tetap mengajar dari rumah, di sisi lain tidak boleh memberatkan siswa. Sekarang sudah banyak guru mulai memberi tugas yang sifatnya lebih asik bagi murid.

    Masalah Minim Kuota dan Susah Sinyal

    Beberapa murid beban banget lho dengan masalah ini. Ada yg curhat, bapaknya dirumahkan karena wabah. Pemasukan di rumah mereka kan jadi seret. Jangankan beli banyak kuota, untuk makan saja harus berhemat.

    Semakin banyak guru memberi tugas secara daring, semakin besar kebutuhan kuota internet. Kan ada wifi?! Iyaa itu bagi mereka yang punya.

    Saya tahu banget lah soal ini sebaab.. Rumah saya pun tak ada wifi  :)
    Apalagi jika orang tuanya kesulitan keuangan. Saat apa apa mahal seperti ini. Kebutuhan kuota yang tinggi akibat sekolah online bisa terasa mencekik. Termasuk gurunya lho.

    Di lain cerita ada yang ngeluh susah sinyal. Ada yang harus nangkring di pohon, atau mojok di pinggir lapangan desa demi mendapat sinyal yang ter top cer. Beberapa siswa kami memang ada yang tinggal di wilayah pedesaan.

    Jadi saya harus aktif mengecek, dan nguyak uyak apakah tugas mereka sudah terkumpul. Yang runyam, kebetulan saya ngajarnya sampai di Kd titik 4. Yang artinya tagihannya berupa produk.
    Lain kalau kd titik 3, tagihannya bisa lewat soal pilihan ganda di google form.

    Tagihan tugas saya adalah menulis teks. Saya mengajar di enam kelas dengan 36 murid per kelas. Jadi ratusan tulisan harus saya cermati satu per satu. Kalau tidak jeli, bisa saja tulisannya Burhan ternyata sama persis dengan tulisannya Dahlan dan Susi. Karya tulisan itu unik, berbeda tiap anak.

    Penjelasan saya pakai blog, untuk tugas submitnya lewat google form. Idealnya memang v con, bisa ada interaksi yang lebih aktif dua arah. Tapi beberapa murid merasa keberatan dengan v con karena berat atau boros kuota.

    Pokoknya harus pinter pinter lah, mencari moda pembelajaran yang ringan diakses gawai siswa, ada isi pembelajaran, tapi juga ada unsur fun nya. Tidak memberatkan murid.
    Screenshot status seorang murid

    Naah, itulah cerita WFH versi saya. Tidak indah berbunga bunga. Masih harus banyak belajar menyesuaikan diri. Tapi paling tidak, sudah merasa lebih legaaaa setelah menuliskannya :))

    Ide mengajar LDR an pun kembali menyala. Mbuat video pembelajaran misalnya. Caranya bisa disimak disini :
    membuat-menilaikan-video-pembelajaran

    Sungguh ini bukan mengeluh. Mungkin hanya rindu. Teramat sangat rindu kembali ke sekolah.

    Salam hangat.










    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About Me

    Dewi Apriliana
    An ordinary working mom who loves kids and teaching and reading
    Read More>

    Popular Posts

    • Making Appointment & Reservation by Phone ; Belajar Bahasa Inggris Yuk
    • Apem Kukus Tradisional yang Ngangeni
    • Giving Examples in English ; Materi Bahasa Inggris Lintas Minat Kelas XI
    • LANGKAH MUDAH MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK LDA
    • Smart Apps Creator (SAC) Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Daring
    • Memanfaatkan Blog Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh
    • Membuat Laporan Karya Inovatif Video Pembelajaran
    • Contoh Proposal Usaha untuk P5 Tema Kewirausahaan

    FOLLOW US

    recent posts

    Labels

    ruang baca ruang guru ruang impian ruang kelas ruang keluarga ruang menulis ruang perpustakaan

    Statistics

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top